Mediasenior|Pesisir Barat|KONI|19102026
----
Dedi Irawan resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional
Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Barat masa bakti 2026–2030 melalui
Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Pesisir Barat Tahun 2026. Dalam
forum tersebut, Dedi ditetapkan secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya
calon yang mendaftar dan mengembalikan formulir pencalonan.
Musorkab
diselenggarakan oleh Caretaker Pengurus KONI Kabupaten Pesisir Barat yang
diketuai Drs. Margono Tarmudji. Kegiatan berlangsung di Sekretariat KONI
Pesisir Barat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),
perwakilan cabang olahraga (cabor), serta sejumlah undangan terkait.
Pelaksanaan
Musorkab menjadi momentum penting untuk memastikan kesinambungan organisasi
sekaligus memperkuat pembinaan prestasi olahraga di Kabupaten Pesisir Barat.
Kesiapan
Porprov X
Dalam
sambutannya, Drs. Margono Tarmudji selaku Wakil Ketua I KONI Lampung sekaligus
Ketua Caretaker KONI Pesisir Barat, yang mewakili Ketua Umum KONI Lampung,
menegaskan pentingnya segera menyusun program kerja KONI Pesisir Barat untuk
periode 2026–2030.
Menurutnya,
kepengurusan baru harus mampu membangun kesinambungan pembinaan prestasi
olahraga melalui program kerja yang terarah, didukung personel yang kompeten
serta tata kelola organisasi yang tertib secara administratif.
Margono
juga menyampaikan bahwa KONI Pesisir Barat telah terdaftar untuk mengikuti
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung dengan kekuatan 103 atlet dari 12
cabang olahraga.
Ia
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus cabang olahraga
yang telah membantu proses pendaftaran atlet, meskipun penyelesaiannya sedikit
melewati jadwal yang telah ditetapkan panitia Porprov X KONI Lampung.
“Dengan
waktu pelaksanaan Porprov X yang semakin dekat, kepengurusan KONI Pesisir Barat
harus segera terbentuk dan mempersiapkan diri secara optimal. Kami berharap
prestasi pada Porprov mendatang dapat meningkat atau setidaknya mempertahankan
capaian sebelumnya,” ujarnya.
Pada
Porprov IX, KONI Pesisir Barat menempati peringkat ke-12. Capaian tersebut
menjadi salah satu tolok ukur untuk meningkatkan daya saing atlet Pesisir Barat
pada ajang berikutnya.
Margono
turut mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana yang telah mempersiapkan
Musorkab selama 21 hari kerja sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Ia
juga menyoroti keberadaan sekretariat KONI Pesisir Barat yang representatif dan
permanen, serta fasilitas bus operasional KONI yang menjadi modal pendukung
bagi kegiatan organisasi dan pembinaan olahraga.
Pada
kesempatan tersebut, KONI Lampung menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata atas
dukungan terhadap penyelenggaraan Musorkab.
Dorong
Lahirnya Atlet Berprestasi
Sambutan
sekaligus pembukaan Musorkab disampaikan oleh Zukri Amin selaku Asisten II
Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, mewakili Bupati Pesisir Barat.
Ia
mengapresiasi kerja keras Caretaker KONI Pesisir Barat dan panitia yang mampu
menyelenggarakan Musorkab dalam waktu relatif singkat.
Pemerintah
daerah berharap kepengurusan KONI yang baru dapat memperkuat pembinaan cabang
olahraga sehingga mampu melahirkan atlet berprestasi, baik di tingkat provinsi
maupun nasional, bahkan internasional.
Pembukaan
Musorkab secara resmi ditandai dengan pengetukan palu oleh perwakilan pemerintah
daerah.
Setelah
seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno yang membahas
jadwal acara, tata tertib Musorkab, serta pemilihan pimpinan sidang tetap.
Sidang
pleno pertama dipandu oleh Dr. Yanuar Irawan, S.H., M.H., didampingi Rena Novasari
dan Nazwar Basyuni. Selanjutnya, forum menetapkan Rudi Antoni, Rena Novasari,
dan Hendrizal sebagai pimpinan sidang tetap.
Aklamasi
Dalam
laporan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Aris Ikhwanda menyampaikan bahwa
hanya terdapat satu bakal calon Ketua Umum KONI Pesisir Barat yang mendaftar
sekaligus mengembalikan formulir pencalonan, yakni Dedi Irawan.
Dengan
mengacu pada Pasal 15 tata tertib Musorkab, penetapan Ketua Umum KONI Pesisir
Barat masa bakti 2026–2030 dilakukan secara aklamasi.
Terpilihnya
Dedi Irawan diharapkan menjadi awal penguatan organisasi dan peningkatan
kualitas pembinaan atlet di seluruh cabang olahraga di Pesisir Barat.
Momentum Memperkuat Pembinaan Atlet
Pada
hari yang sama, pukul 14.30 WIB, dilaksanakan pelantikan Ketua Umum terpilih
Dedi Irawan beserta jajaran pengurus KONI Kabupaten Pesisir Barat. Acara
pelantikan juga berlangsung di Sekretariat KONI Pesisir Barat.
Hadir
dalam kegiatan tersebut Ketua Umum KONI Lampung beserta jajaran, di antaranya
A. Chrisna Putra, Yanuar Irawan, Margono Tarmudji, dan Hamzah, serta sejumlah
anggota tim caretaker dari KONI Lampung.
Dalam
sambutannya, Dedi Irawan menyampaikan terima kasih kepada pengurus KONI periode
sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam memajukan olahraga di
Pesisir Barat.
Ia
juga mengapresiasi Caretaker KONI Pesisir Barat yang telah mempersiapkan
seluruh tahapan Musorkab hingga pelantikan kepengurusan baru, serta seluruh
pengurus cabang olahraga yang telah mendukung jalannya organisasi.
Dedi
menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan berupaya memperkuat
pembinaan atlet secara lebih profesional dan terarah.
Menurutnya,
persiapan menghadapi Porprov X Lampung menjadi salah satu agenda prioritas yang
harus segera ditindaklanjuti. Seluruh cabang olahraga diharapkan mampu
mempersiapkan atlet terbaik agar dapat bersaing dan mengharumkan nama Kabupaten
Pesisir Barat.
Prestasi Tidak Instan
Sambutan
Bupati Pesisir Barat yang diwakili Wakil Bupati Irawan Topani menekankan
pentingnya soliditas kepengurusan dan seluruh insan olahraga dalam membangun
prestasi daerah.
Ia
mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak dapat dicapai secara instan,
melainkan membutuhkan proses panjang, pembinaan berkelanjutan, dukungan sarana
dan prasarana, serta pengelolaan organisasi yang baik.
Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat berharap KONI dapat menjalankan tata kelola organisasi
secara transparan, akuntabel, dan terpercaya demi mendorong kemajuan olahraga
daerah.
Sinergi
antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet
dinilai menjadi faktor penting untuk mewujudkan pembinaan olahraga yang
berkelanjutan.
Potensi Selancar Ombak
Dalam
sambutannya, Ketua Umum KONI Lampung menyampaikan apresiasi kepada Dedi Irawan
atas kesediaannya memimpin KONI Pesisir Barat selama periode 2026–2030.
Ia
berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas pembangunan olahraga
melalui program pembinaan yang terukur, sekaligus memaksimalkan potensi cabang
olahraga unggulan yang dimiliki daerah.
Salah
satu potensi yang mendapat perhatian adalah olahraga selancar ombak atau surfing.
Pesisir Barat memiliki potensi ombak yang dikenal di kalangan peselancar dan
menjadi bagian dari daya tarik kejuaraan selancar berskala internasional.
KONI
Lampung berharap pengembangan olahraga di Pesisir Barat tidak hanya bertumpu
pada satu cabang olahraga, tetapi juga dilakukan secara merata dengan
memperhatikan kebutuhan sarana, prasarana, pembinaan atlet, dan penguatan
organisasi pada setiap cabang.
Ketua
Umum KONI Lampung juga mengingatkan bahwa Lampung diproyeksikan menjadi tuan
rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032. Karena itu, kabupaten dan kota di
Lampung, termasuk Pesisir Barat, diharapkan mulai mempersiapkan atlet dan
sistem pembinaan sejak dini agar dapat berkontribusi dalam ajang olahraga
nasional tersebut.
Bawa Perubahan
Dengan
terbentuknya kepengurusan KONI Pesisir Barat periode 2026–2030, tantangan
berikutnya adalah menerjemahkan amanah organisasi ke dalam program kerja yang
konkret, terukur, dan berorientasi pada prestasi.
Persiapan
Porprov X Lampung menjadi agenda terdekat, sedangkan pembinaan atlet
berkelanjutan, peningkatan kualitas organisasi, pemerataan pengembangan cabang
olahraga, serta pemanfaatan potensi olahraga unggulan menjadi pekerjaan jangka
menengah dan panjang.
KONI Lampung menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada Dedi Irawan beserta seluruh jajaran pengurus dan pengurus cabang olahraga se-Kabupaten Pesisir Barat. Diharapkan kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan olahraga dan meningkatkan prestasi Kabupaten Pesisir Barat di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional. (Buyung-Pesibar)
Berikan Komentar