Mediasenior|Bandar Lampung|Porprov|14102026
---- Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)
Lampung 2026 mencatat sebanyak 4.430 atlet telah masuk dalam pendataan hingga
Selasa, 13 Oktober 2026.
Namun, proses penginputan data atlet masih berlangsung,
menyusul permohonan perpanjangan waktu dari sembilan KONI kabupaten/kota yang
masih melengkapi persyaratan administrasi peserta.
Ketua Bidang Pendaftaran dan Keabsahan Porprov Lampung
2026, Sri Sulastuti, mengatakan jumlah atlet yang telah terdata 4.430 atlet terdiri
atas 2.749 atlet putra dan 1.681 atlet putri.
Dengan komposisi tersebut, jumlah atlet putra tercatat
lebih banyak 1.068 orang dibandingkan atlet putri.
“Proses pendataan atlet masih berlangsung. Panitia
memperpanjang batas waktu penginputan data by name hingga Rabu, 14 Oktober 2026
pukul 23.59 WIB,” katanya.
Perpanjangan waktu diberikan setelah sembilan KONI
kabupaten/kota mengajukan permohonan tambahan waktu untuk menyelesaikan
pendataan dan melengkapi dokumen atlet yang akan didaftarkan.
Kesembilan daerah tersebut adalah Lampung Tengah, Lampung Utara, Pesawaran, Tanggamus, Metro, Tulang
Bawang, Mesuji, Lampung Timur, dan Way
Kanan.
Sri menjelaskan, kendala yang dihadapi sejumlah daerah
terutama berkaitan dengan kelengkapan dokumen administrasi atlet. Selain itu,
terdapat atlet yang melakukan perpindahan sehingga surat-surat yang diperlukan
untuk proses pendaftaran belum seluruhnya siap.
Persoalan lain yang masih ditemukan panitia adalah
ketidaksesuaian identitas atlet. Dalam sejumlah kasus, nama yang tercantum pada
data pendaftaran berbeda dengan nama dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun
Kartu Keluarga (KK).
Kondisi tersebut perlu segera dituntaskan agar tidak
menghambat tahapan verifikasi dan penetapan keabsahan atlet yang akan berlaga
pada Porprov Lampung 2026.
“Kami berharap teman-teman KONI kabupaten/kota yang belum
selesai melakukan penginputan bisa segera menuntaskannya agar tidak menghambat
proses verifikasi,” ujarnya.
Untuk mempercepat penyelesaian pendataan, PB Porprov
Lampung 2026 terus mendorong KONI kabupaten/kota berkoordinasi dengan
masing-masing cabang olahraga (cabor). Langkah ini dinilai penting untuk
memastikan penginputan data selesai tepat waktu sekaligus memenuhi kebutuhan
atlet pada cabor yang telah ditetapkan.
Menurutnya, koordinasi antara KONI daerah dan cabor harus
terus diperkuat, terutama dalam memastikan kelengkapan dokumen serta kesesuaian
identitas setiap atlet yang didaftarkan.
Panitia berharap seluruh daerah memanfaatkan perpanjangan
waktu tersebut secara optimal dengan segera memperbaiki data yang belum sesuai
dan melengkapi persyaratan administrasi.
“Kami tetap optimistis dan berharap teman-teman KONI
kabupaten/kota terus berkomunikasi dengan cabor masing-masing supaya
penginputan bisa segera diselesaikan sesuai jadwal,” jelasnya. (tim)
Berikan Komentar