Dalam Usia Muda, Braydon Atlet Pertama Tenis Meja Lampung Tembus Asian Games

Dalam Usia Muda, Braydon Atlet Pertama Tenis Meja Lampung Tembus Asian Games

DERETAN ATLET PEMECAH SEJARAH OLAHRAGA LAMPUNG (2)

Mediasenior|Bandarlampung|Sport|13092026

----- SEBUAH catatan manis lainnya menjelang Asian Games Jepang 2026 bergulir. Kali ini dari Tenis Meja. Satu putra produk pembinaan PTMSI provinsi Lampung, Braydon Juvensim Susilo juga menyeruak kepermukaan menjadi salah satu anggota tim nasional yang dipersiapkan Indonesia ke Asian Games di Aichi Nagoya Jepang, 19 September sampai 4 Oktobober 2026.

Braydon petenis usia muda yang masuk dalam pantauan Pusat dengan tentunya atas pertimbangan prestasi nya yang sudah dimulai sejak usia dini.

Anak lelaki kelahiran 16 Februari 2008 ini memiliki rekam jejak prestasi yang cukup mentereng di barisan petenis meja Lampung, yang turut memecahkan rekor di PON XXI Aceh-Sumut meraih dua medali emas bersama Rafanael Nikola Niman, Braydon Juvensim Susilo, Akh Dahlan Haruri, dan Anaqi Davala.

Yang menarik, Braydon masih sangat muda, tetapi sudah masuk jajaran pemain putra yang dipersiapkan Indonesia menuju Asian Games 2026.

Dalam daftar Pelatnas, Braydon tercantum bersama lima atlet putra lainnya M. Bima Abdinegara, M. Naufa Junindra, Affan Mauladana, Gusty Syaiful, dan M. Kahfi. Pelatnas tersebut dipimpin pelatih kepala Anton Suseno.


Prestasi Braydon adalah Regenerasi

Braydon bukan nama baru dalam pembinaan tenis meja Lampung.

Selain di PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024, prestasi yang lebih menonjol datang pada POPNas XVII 2025. Braydon bersama Muhammad Alghifari berhasil membawa Lampung meraih medali emas ganda putra, sebuah pencapaian bersejarah bagi tenis meja Lampung di POPNas.

Braydon bukan sekadar atlet Lampung yang masuk tim Indonesia. Ia adalah gambaran regenerasi tenis meja Lampung yang mulai menembus panggung Asia.

Apalagi Asian Games 2026 akan berlangsung 19 September–4 Oktober 2026 di Aichi-Nagoya. Tenis meja Indonesia memasang target realistis menembus delapan besar.

Dari berbagai sumber yang dikumpulkan mediasenior.id, ada fakta sejarah yang menarik bahwa Indonesia terakhir memperoleh medali Asian Games untuk tenis meja pada 1978 di Bangkok, ketika Empie Wuisan/Sinyo Supit meraih perak ganda putra.

Jadi keberadaan Braydon di tim Asian Games 2026 bukan perkara kecil. Dan merupakan sebuah proses regenerasi daerah yang bisa dilihat dengan jernih oleh pengurus pusat untuk selain menyiapkan atlet, juga menghargai dan melihat kenyataan hasil regenerasinya.


Supporting Gubernur

Hal ini juga disampaikan Ketum KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat, disela menutup Open Turnamen Korfball di GOR Siger Minggu siang, bahwa Lampung memiliki talenta muda yang sangat potensial.

Beberapa atlet muda yang direkruit kontingen Asian Games 2026 adalah bukan serta merta.

“Semua pasti berdasarkan data dan fakta. Jadi apapun adanya ini pilihan yang sudah final. Kalau kita saat ini hanya ingin semua atlet kita yang di tim Nasional Asian Games bisa memberikan pembuktian dengan tampil terbaik serta meraih prestasi. Meskipun secara kedaerahan kita sangat berharap nanti di PON 2028 mereka tentang dalam kondisi terbaik dan menyumbang medali untuk Lampung,” tuturnya.

Taufik mengatakan bahwa hadirnya atlet-atlet muda Lampung di tim nasional Asian Games merupakan sinyal positif bagi oalharaga Lampung untuk terus melakukan regerasi sepanjang waktu.

“Karena regenerasi itu satu tahapan penting dalam pembinaan olahraga. Tidak ada satupun alasan yang membenarkan berhentinya regenerasi, karena usia atlet itu sangat terbatas. Tidak ada atlet yang bisa bertahan sepanjang masa, kecuali cabor-cabor tertentu. Itupun sangat langka.” Tambah Taufik.

Braydon sebagai atlet muda layak untuk didukung dan disemangati untuk terus maju pantang menyerah. Karena semakin tinggi pohon akan semakin kencang tiupan anginnya, maka semua harus bersiap untuk tiupan angin itu sesuai dengan levelnya.

Beberapa waktu lalu, Braydon juga sudah sowan dan mohon dukungan Gubernur Lampung untuk menyemangati dirinya berjuang di Asian Games.

Gubernur mengatakan turut bangga ada anak Lampung yang mampu menembus level kejuaraan resmi negara-negara Asia di Asian Games 2026 Jepang.

Level ini bukan lagi level untuk mencari pengalaman, melainkan membuktikan bahwa atlet layak mewakili Indonesia ke tingkat Asia, karena persaingan sangat tinggi di even itu.

Gubernur mendoakan agar Braydon lebih tegar dan mentalnya makin kokoh dalam menghadapi iven besar ini bersama tim nasional Tenis Meja Indonesia. (don)

Berikan Komentar