Mediasenior|Bandarlampung|Teni Meja|18102026
---- Kejuaraan Tenis Meja antar Perkumpulan Tenis Meja
(PTM) se Bandarlampung usai, PTM Andala borong gelar pada nomor ganda, dan
Bagus dari PTM PSMI.
Kejuaraan yang diikuti lebih dari 200 peserta itu
diselenggarakan di Hall Indoor Tenis Meja Pahoman Bandar Lampung Minggu 18
Oktober 2026, terdiri dari 54 pasangan dan 93 tunggal.
Peserta yang terdiri dari 31 PTM di Bandarlampung itu melakoni
pertandingan sejak pagi hari dengan item pool atau grup baik ganda maupun
tunggal.
Menurut ketua Forum Komunikasi (FK) PTM Bandarlampung,
Hendi Irawan, bahwa kejuaraan seri III ini yang ditunjuk ebagai tuan rumah
adalah PTM PSMI Bandarlampung.
“Memang kami selama ini sudah menyelenggarakan kejuaraan
semacam ini sejak awal tahun 2026 dan kali ini memasuki seri III, dan Desember
nanti seri IV. Dari waktu ke waktu terus mengalami perbaikan dan penyempurnaan
penyelenggaraannya, sehingga ini memberikan kepercayaan teman-teman dalam hal
kredibilitas setiap even kami,” kata Hendi.
Peserta yang turun di seri III ini, lanjut Hendi, terdiri
dari para utusan 31 PTM yang ada di Bandarlampung dengan total peserta lebih
dari 200 orang, baik untuk usia muda maupun dewasa.
“Khusus pada kategori tunggal, ada 93 peserta dengan
kategori usia muda dan dewasa. Sementara untuk sektor ganda seluruh uia 40
tahun keatas. Dan selama ini peta kekuatan antar PTM di Bandarlampung ini sudah
mulai merata, artinya tidak terlalu timpang, terutama di seri III ini.
Perkembangan kualitas teman-teman sudah mulai tumbuh sangat baik.” Tambah
Hendi.
Dalam hal silaturahmi antar para pegiat tenis meja di
Bandarlampung juga menjadi titik perhatian FK PTM Bandarlampung, mengingat
poteni para penggemar dan penghobi tenis meja di kota ini ternyata cukup besar.
“Kami sangat berterimakasih dukungan dari pak Gubernur
yang sudah memberikan semangat untuk kami menggulirkan seri kejuaraan antar PTM
se Bandarlampung ini, bagaimanapun kami ingin membangun kebersamaan antar
warga, selain untuk silaturahmi juga keehatan masyarakat.” Katanya.
Silaturahmi dan solidaritas
Sementara itu dalam menetapkan tuan rumah setiap seri III
selalu melalui musyawarah mufakat, sehingga saling mengisi dan saling membantu.
“Kami mengedepankan solidaritas dan soliditas seluruh
anggota dalam memutuskan sebuah program atau kegiatan, sehingga semua merasa
memiliki andil dalam sebuah keputusan bersama. Ini modal kebersamaan kami di FK
PTM Bandarlampung.” Kata Joko Pratiknyo, Sekjen FK PTM Bandarlampung.
Selama ini, lanjut Joko, forum berusaha membangun
komunikasi aktif agar kesetaraan dan kemampuan yang seluruh anggota bisa merata.
Dan selama ini terus dilakukan evaluasi untuk memberikan ruang kepada para
pecinta tenis meja, khususnya generai muda, agar bisa berkembang dalam masa
pertumbuhan pretasi mereka.
“FK PTM memberikan keleluasaan bagi anak-anak berlatih di
Gedung ini, dan juga anggota masyarakat yang ingin berlatih juga terbuka, hanya
saja harus menyesuaikan dengan jadwal yang ada selama ini,” lanjutnya.
Terpisah, ketua PTM BMSI sebagai tuan rumah seri III ini,
Cahyo, menjelaskan bahwa pihaknya menjadi tuan rumah berusaha sekuat tenaga
dengan kepengurusan yang ada untuk melaksanakan tugas turnamen ini sebaik-baiknya.
“Tentu kami ingin menjadi tuan rumah yang baik untuk
menjamu para peerta agar bia bermain dengan nyaman dan tetap gembira. Inikan
intinya silaturahmi saja, sehingga dalam kesempatan ini lebih banyak
dipergunakan untuk ngobrol sesama teman-teman tidak melulu tentang tenis meja,
tetapi juga hal lain,” ungkap Cahyo.
Cahyo menyampaikan permohonan maaf jika dalam melayani selama
turnamen tidak sesuai dengan selera para peserta. “Namun kami tetap berusaha semakimal
mungkin agar semua terlayani dengan baik,” ungkapnya.
Pagi sampai Malam
Pelakanaan turnamen ini hanya satu hari, sejak pagi sampai
malam untuk menyelesaikan seluruh pertandingan, dan akhirnya seluruh rangkaian
pertandingan ganda dan tunggal selesai hampir tengah malam.
Pertandingan dengan sistem grup, kemudian dari setiap
grup akan muncul dua wakil, yang selanjutnya memasuki babak knock out
atau sistim gugur.
Hasil akhir untuk partai ganda, PTM Andalas dari Kemiling
memborong dua gelar utama, karena terjadi all Andalas final yang
mempertemukan pasangan Haris/Supriyanto dan Adrian/Ariansyah yang dimenangkan
pasangan Hari/Supriyanto.
Di kategori ini keluar sebagai juara 3 bersama pasangan
Joko/Yopi dari PTM BLP.124 dan Hendri/Kulhaq dari PTM Joglo.
Sedang kategori tunggal, keluar sebagai juara 1 Bagus
dari PTM PSMI, juara 2 Wahyu dari PTM BLP 124 dan juara 3 bersama, Dede Mukmin
dari BLP 124 dan Yoga dari PTM 31.
Dijadwalkan eri IV akan berlangung pada bulan deember
2026 di Panjang. (dop)
Berikan Komentar