Mediasenior|Bandar Lampung|18092026
---- Setidaknya sudah ada empat manajemen Perguruan Tinggi
yang menjalin kesepakatan dalam menyambut dan mempersiapkan pesta olahraga
Provinsi Lampung yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X yang akan
berlangsung November 2026 di Kota Bandarlampung.
Keempat kampus itu Universitas Bandarlampung, (UBL), Universitas
Teknokrat Indonesia (UTI), Universitas Malahayati (Unimal), dan Universitas
Mitra Indonesia (UMITRA) seluruhnya berada di wilayah Kota Bandarlampung
sebagai tuan rumah Porprov akhir tahun ini.
Ketua Umum (Ketum) KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat
beserta punggawa lainnya seperti Wakil Ketua Umum IV KONI Lampung A. Chrisna
Putra, dan lainnya bersafari untuk menjalin kerjasama itu.
Disambut seluruh pimpinan Perguruan Tinggi dengan hangat
dan penuh optimistis menyukseskan Porprov X tahun 2026.
Kolaborasi Merawat
Prestasi
Kolaborasi itu menjadi bagian dari strategi KONI Lampung
untuk membangun ekosistem Porprov yang tidak hanya berorientasi pada
pertandingan, tetapi juga melibatkan dunia pendidikan, masyarakat dan pelaku
usaha di sekitar venue.
Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat, bersama
punggawa KONI Lampung melakukan audiensi dengan sejumlah perguruan tinggi di
Bandar Lampung, mulai Selasa (15/9/2026).
Dua perguruan tinggi yang menjadi bagian dari penjajakan
tersebut adalah Universitas Teknokrat Indonesia dan Universitas Bandar Lampung
(UBL).
KONI Lampung juga terus membuka komunikasi dengan
perguruan tinggi lainnya sebagai bagian dari upaya membangun dukungan bersama
untuk pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung 18–28 November 2026.
Di Universitas Teknokrat Indonesia, rombongan KONI
Lampung diterima Rektor Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. Pihak kampus
menyambut positif rencana pemanfaatan sejumlah fasilitas perguruan tinggi untuk
mendukung pertandingan Porprov.
Sedikitnya dua cabang olahraga direncanakan memanfaatkan fasilitas Universitas Teknokrat Indonesia. Salah satunya adalah pencak silat, sementara cabang olahraga lainnya akan disesuaikan dengan kebutuhan teknis pertandingan.

Sementara di Universitas Bandar Lampung, rombongan
diterima Rektor Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A. UBL juga menyatakan
dukungan terhadap pelaksanaan Porprov, dengan pemanfaatan fasilitas yang
disesuaikan dengan agenda penggunaan gedung.
KONI Lampung dan UBL membahas kemungkinan pemanfaatan
fasilitas pada 23–26 November 2026, dengan jenis cabang olahraga yang akan
ditentukan berdasarkan kesesuaian venue dan kebutuhan teknis pertandingan.
Menurut Taufik, fasilitas perguruan tinggi dapat menjadi alternatif venue yang strategis, terutama untuk cabang olahraga yang tidak membutuhkan banyak peralatan serta memungkinkan proses pemasangan dan pembongkaran arena dilakukan secara cepat.

Kontribusi
Keilmuan
Namun, kolaborasi KONI dengan perguruan tinggi tidak
berhenti pada persoalan venue.
KONI Lampung juga mendorong keterlibatan mahasiswa dan
dosen dalam pelaksanaan Porprov. Kehadiran sivitas akademika diharapkan dapat
memberikan kontribusi sesuai bidang keilmuan dan kompetensi masing-masing.
Universitas Teknokrat Indonesia, misalnya, memiliki bidang
studi olahraga sehingga mahasiswa maupun dosen berpeluang dilibatkan dalam
berbagai aktivitas pendukung pertandingan.
Selain dunia pendidikan, KONI Lampung juga membuka ruang
bagi pelaku UMKM di sekitar venue untuk ikut mengambil manfaat ekonomi dari penyelenggaraan
Porprov. Penempatan UMKM akan diatur agar aktivitas perdagangan tetap berjalan
tanpa mengganggu kenyamanan dan kebutuhan atlet maupun jalannya pertandingan.
Dalam skema pemanfaatan fasilitas kampus, KONI Lampung
juga berkomitmen memenuhi kebutuhan pendukung penyelenggaraan, antara lain
tenaga kebersihan, pengamanan serta kebutuhan operasional lainnya, termasuk
penyediaan genset apabila diperlukan.
Di Unimal, Taufik menegaskan, komunikasi dengan perguruan tinggi masih terus dilakukan. Sejumlah kampus lainnya, seperti Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera dan Universitas Malahayati, turut dijajaki sesuai dengan potensi fasilitas dan kebutuhan pertandingan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan
Porprov Lampung X 2026 diarahkan menjadi sebuah gerakan bersama, dengan KONI
sebagai penggerak olahraga yang membangun sinergi bersama perguruan tinggi,
masyarakat dan dunia usaha.
Dengan dukungan lintas sektor tersebut, Porprov Lampung
diharapkan tidak sekadar menjadi arena kompetisi antarkabupaten/kota, tetapi
juga menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga, memperluas keterlibatan
generasi muda dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) juga menyatakan
dukungannya terhadap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026. Wakil
Rektor II UMITRA, Dr. Arie Septya Putra, S.Kom., M.T.I. dalam audiensi ini menyampaikan
bahwa siap memperkuat sinergi dengan KONI Provinsi untuk mendukung pembinaan atlet dan
peningkatan prestasi olahraga daerah.
Kolaborasi antara KONI dan perguruan tinggi tidak hanya
berkaitan dengan peningkatan prestasi atlet, tetapi juga pengembangan kualitas
sumber daya manusia.
Dia menyatakan UMITRA terbuka untuk membangun kerja sama
dalam mendukung pengembangan olahraga dan peningkatan kualitas sumber daya
manusia di Lampung.
Selain empat kampus ini direncanakan terus akan bertambah
dengan Perguruan Tinggi lainnya baik negeri maupun swasta di Bandarlampung.
Audiensi di beberapa perguruan tinggi itu juga dihadiri
Wakil Kepala Sekretariat KONI Lampung Hamzah dan Wakil Ketua Bidang Kerja Sama
Antar Lembaga KONI Lampung Edarwan. (tim)
Berikan Komentar