Oleh: H. Tony Eka Candra
---- Di tengah kehidupan modern yang penuh kesibukan,
silaturahmi bagaikan oasis yang menyegarkan jiwa. Terlebih saat ini, ketika
kita berada di Bulan Suci Ramadan, bulan yang penuh maghfirah dan rahmat.
Silaturahmi bukan sekadar tradisi biasa, melainkan seni luhur yang lahir dari
ketulusan hati, kepekaan nurani, dan cinta kasih antarmanusia yang menjadi
bekal utama kita memasuki bulan penuh keberkahan.
Ramadhan dan
Keberkahan Silaturahmi
Betapa indahnya ketika kita menyambut Ramadan dengan
hati yang bersih melalui jalinan silaturahmi. Dalam dunia yang semakin
individualis, satu panggilan telepon, satu pesan penuh kasih, atau permohonan
maaf yang tulus sebelum fajar Ramadan menyingsing, bisa menjadi obat penyembuh
luka hati.
Rasulullah SAW
bersabda:
"Barangsiapa
yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia
menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari).
Momentum Ramadan mengajarkan kita bahwa kesalehan ritual
harus berjalan seiring dengan kesalehan sosial. Silaturahmi adalah kunci yang
membuka pintu rizki dan keberkahan, menyiapkan kalbu kita untuk meraih derajat
takwa yang hakiki.
Benteng Pertahanan
Bangsa Melalui P4GN
Lebih dari itu, silaturahmi menjadi pondasi kuat dalam
perjuangan mulia kita melawan ancaman besar bangsa, penyalahgunaan dan
peredaran gelap narkotika. Dalam forum-forum P4GN (Pencegahan, Pemberantasan,
Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika), silaturahmi hadir sebagai wadah
suci yang menyatukan hati segenap lapisan masyarakat.
Dengan silaturahmi kita cegah penyalahgunaan dan
peredaran gelap Narkoba, dan kita selamatkan para penyalahguna dan pecandu
Narkoba untuk kita rehabilitasi, agar bisa kembali hidup normal dan sehat
ditengah masyarakat, karena mereka bukan pelaku kriminal, tetapi mereka adalah korban
dari para sindikat, bandar dan pengedar Narkoba.
Narkoba adalah musuh siluman yang mengintai generasi muda
kita, merobek ikatan keluarga, dan menggelapkan masa depan. Para produsen,
sindikat, bandar dan pengedar Narkoba harus diberantas sampai ke akar-akarnya,
karena mereka adalah musuh dan penghianat bangsa, sekaligus musuh umat manusia,
karena mereka telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Di bulan Ramadan yang penuh disiplin diri ini, mari kita
jadikan silaturahmi sebagai senjata ampuh. Melalui diskusi konstruktif dan
dukungan tulus, kita jaga lingkungan kita agar tetap kondusif, sehat, dan
solid. Dengan ikatan silaturahmi yang kuat, tidak akan ada celah bagi peredaran
gelap narkoba untuk merusak kesucian bulan Ramadhan dan masa depan anak bangsa.
Menuju Indonesia
BERSINAR
Mari kita renungkan bersama, ketika tali silaturahmi erat
terjalin, kita memiliki kekuatan luar biasa untuk menghadapi badai apa pun.
Di dalamnya terkandung kasih sayang yang mampu
menyembuhkan dan harapan yang menerangi jalan menuju Indonesia BERSINAR (Bersih
dari Narkoba).
Setiap senyuman dan uluran tangan kita adalah langkah
nyata dalam menjaga dan membentengi generasi penerus bangsa dari kehancuran
akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.
Marilah kita masuki bulan suci Ramadan ini dengan
semangat silaturahmi yang penuh ketulusan.
Mari saling menghargai, mendengarkan dengan hati lapang,
dan memberikan dukungan tanpa pamrih.
Karena di balik hubungan yang erat itu, tersimpan
kekuatan ilahi untuk mengatasi segala tantangan, meraih kemenangan di bulan
suci, dan mewujudkan bangsa yang benar-benar bersinar terang.
Selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan.
Mohon Maaf Lahir dan Batin. ***
Penulis adalah:
*Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung
*Wakil Ketua I ICMI Wilayah Provinsi Lampung
Berikan Komentar