Mediasenior|Bandarlampung|Porprov|08112026
---- Cabang olahraga (cabor) bola tangan pantai atau Beach Handball menjadi pembuka
rangkaian pertandingan bola tangan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X
Lampung 2026. Pertandingan perdana yang dimulai Minggu 8 November 2026 di
Lapangan Bola Tangan Pasir, Kompleks PKOR Way Halim, Bandar Lampung, ini
sekaligus menjadi momentum awal pemetaan potensi atlet daerah untuk
dipersiapkan menghadapi persaingan olahraga nasional.
Kehadiran Beach Handball sebagai nomor pembuka memberikan
warna tersendiri dalam penyelenggaraan Porprov tahun ini. Tidak sekadar
memperebutkan medali, kompetisi tersebut menjadi ruang evaluasi kemampuan
atlet, kualitas pembinaan daerah, serta kesiapan Lampung membangun kekuatan
bola tangan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Enam kabupaten/kota ambil bagian dalam kompetisi ini,
yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Utara, Pringsewu,
dan Lampung Tengah.
Ketua Penyelenggara, Wempy Prastomo Bakti, menjelaskan
bahwa pertandingan bola tangan Porprov X Lampung 2026 mempertandingkan dua
kategori, yakni Beach Handball dan Indoor Handball.
Nomor Beach Handball berlangsung pada 8–10
November 2026, sedangkan Indoor Handball dijadwalkan pada 13–17 November 2026.
Untuk menjamin kualitas dan objektivitas pertandingan,
panitia menyiapkan perangkat wasit yang telah mengantongi lisensi sesuai
ketentuan. Kehadiran wasit berlisensi diharapkan mampu memastikan seluruh
pertandingan berjalan profesional dan sesuai regulasi.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Asosiasi Bola Tangan
Indonesia (ABTI) Lampung, Yopi Hutomo Bhakti, menilai Porprov memiliki arti
lebih luas daripada sekadar kompetisi untuk menentukan peraih medali.
Menurutnya, ajang ini harus menjadi ruang memperkuat
persaudaraan antaratlet, membangun kebersamaan antardaerah, sekaligus mendorong
kemajuan olahraga bola tangan di Provinsi Lampung.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat,
menjelaskan bahwa jadwal pertandingan bola tangan dimajukan karena beririsan
dengan agenda PON Pantai di Jakarta.
Taufik menegaskan, Porprov memiliki nilai strategis dalam
memetakan kemampuan dan potensi atlet yang nantinya dapat diproyeksikan
memperkuat kontingen Lampung pada PON 2028.
Ia mengingatkan seluruh atlet agar tampil maksimal,
menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan
berlangsung.
Pesan khusus juga disampaikan kepada perangkat
pertandingan agar menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan objektif
dengan berpedoman pada regulasi yang berlaku.
Membangun Kekuatan
Dimulainya Beach Handball di Porprov X Lampung 2026
menjadi langkah awal yang penting dalam melihat sejauh mana pembinaan bola
tangan telah berkembang di kabupaten/kota.
Enam daerah yang berpartisipasi memiliki kesempatan
menunjukkan hasil pembinaan masing-masing. Dari kompetisi inilah kualitas
individu, kemampuan teknis, mental bertanding, serta potensi kerja sama tim
dapat diamati secara langsung.
Terlebih, bola tangan telah masuk dalam agenda cabang
olahraga PON 2028. Artinya, Porprov bukan hanya menjadi panggung persaingan
antardaerah, tetapi juga bagian dari proses mempersiapkan atlet yang mampu
membawa nama Lampung ke level nasional.
Tantangan berikutnya adalah bagaimana hasil Porprov
ditindaklanjuti melalui proses seleksi, pembinaan berkelanjutan, dan program
latihan yang terukur.
Sebab, kekuatan sebuah kontingen tidak dibangun hanya
dalam beberapa hari pertandingan. Prestasi membutuhkan proses panjang,
kompetisi yang konsisten, serta sistem pembinaan yang mampu menjaga
perkembangan atlet.
Dengan dimulainya Beach Handball di PKOR Way Halim,
Lampung telah membuka satu tahapan penting menuju target prestasi 2028. Kini,
perhatian tidak hanya tertuju pada siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga
siapa saja talenta yang layak dipersiapkan menjadi kekuatan bola tangan Lampung
pada masa mendatang. (tim/Li)
Berikan Komentar