Taufik Hidayat: Anggaran Jadi Pekerjaan Mendesak, KONI Lampung Kebut Persiapan Porprov 2026

Taufik Hidayat: Anggaran Jadi Pekerjaan Mendesak, KONI Lampung Kebut Persiapan Porprov 2026

Mediasenior|Bandarlampung|KONI|04112026

---- Realisasi anggaran menjadi salah satu pekerjaan mendesak dalam persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026. Setelah proses keabsahan atlet rampung, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kini memusatkan perhatian pada dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan seluruh atlet yang memenuhi persyaratan telah disepakati masuk dalam kontingen masing-masing kabupaten/kota. Hasil verifikasi tersebut juga telah ditandatangani oleh KONI daerah.

Dengan tuntasnya tahapan keabsahan atlet, perhatian kini diarahkan pada pemenuhan kebutuhan anggaran agar seluruh rangkaian penyelenggaraan Porprov dapat berjalan sesuai rencana.

“Keabsahan atlet sudah selesai. Sekarang kita fokus mengupayakan dukungan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Lampung,” kata Taufik di Kantor KONI Lampung, Rabu (4/11/2026).

Menurut Taufik, pengajuan anggaran masih dalam proses. Sebagian besar kebutuhan penyelenggaraan Porprov dialokasikan melalui anggaran perubahan, sehingga diperlukan koordinasi intensif agar dukungan pendanaan dapat segera direalisasikan.

“Kita sedang proses pengajuan ke pemerintah provinsi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

KONI Lampung berharap dukungan anggaran tersebut dapat tersedia pada awal November. Kepastian pendanaan dinilai penting untuk memastikan kesiapan kebutuhan teknis dan operasional sebelum pertandingan dimulai.

Porprov Lampung 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18–28 November di Bandar Lampung. Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, realisasi anggaran menjadi salah satu faktor penentu kelancaran penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

KONI Lampung pun berharap proses penganggaran dapat segera tuntas, sehingga persiapan tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi juga didukung kesiapan operasional di lapangan. (tim/lis)

Berikan Komentar