Mediasenior|Lampung
Timur|KONI|30102026
---- Selesai sudah penantian panjang yang berlarut-larut,
pada kepastian suksesi kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)
Kabupaten Lampung Timur.
Hari ini, Deki Isimirawansyah resmi terpilih sebagai
Ketua Umum masa bakti 2026–2030. Deki ditetapkan melalui mekanisme aklamasi
dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Lampung Timur, Jumat 30
Oktober 2026.
Terpilihnya Deki menandai dimulainya kepemimpinan baru di
tubuh organisasi olahraga Lampung Timur. Namun, agenda yang langsung menanti
bukan sekadar pembentukan kepengurusan, melainkan konsolidasi organisasi dan
penguatan pembinaan atlet, terutama menghadapi Pekan Olahraga Provinsi
(Porprov) X Lampung 2026 yang tinggal menghitung pekan.
Musorkab yang berlangsung di Aula Pemerintah Daerah
Kabupaten Lampung Timur itu dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur H. Azwar Hadi,
Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung Margono Tarmudji yang mewakili Ketua
Umum KONI Lampung Taufik Hidayat, Ketua Caretaker KONI Lampung Timur Achmad
Chrisna Putra, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, serta para ketua
dan perwakilan cabang olahraga (cabor).
Sebanyak 34 dari 38 cabang olahraga di Lampung Timur
hadir dalam forum tersebut. Proses pemilihan berlangsung secara aklamasi
setelah satu calon lainnya mengundurkan diri, sehingga Deki menjadi calon
tunggal dan ditetapkan sebagai ketua umum terpilih.
Kepemimpinan Baru
Ketua Caretaker KONI Lampung Timur, Achmad Chrisna Putra,
menjelaskan bahwa terselenggaranya Musorkab merupakan hasil dari proses panjang
untuk memulihkan keberlangsungan organisasi setelah terjadi kekosongan
kepemimpinan menyusul pengunduran diri ketua sebelumnya, Bambang Hartono.
Menurutnya, KONI Provinsi Lampung telah beberapa kali
menunjuk pelaksana tugas sebelum akhirnya menetapkan caretaker pada 21
September 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan roda organisasi
tetap berjalan sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musorkab.
"Alhamdulillah,
berkat dukungan pemerintah daerah, KONI Provinsi Lampung, serta seluruh insan
olahraga, Musorkab hari ini dapat terlaksana. Harapannya, ketua terpilih mampu
membangkitkan semangat olahraga dan meningkatkan prestasi atlet Lampung
Timur," ujarnya.
Porprov Ujian Awal
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung
Margono Tarmudji mengapresiasi terselenggaranya Musorkab KONI Lampung Timur. Ia
berharap kepengurusan baru segera dibentuk agar dapat langsung menjalankan
program kerja.
Menurut Margono, percepatan konsolidasi organisasi
menjadi penting karena Lampung Timur segera menghadapi agenda besar, yakni
Porprov X Lampung 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–28 November 2026 di
Bandar Lampung dengan mempertandingkan 32 cabang olahraga.
Ia juga menyoroti potensi atlet Lampung Timur yang
dinilai cukup besar, tetapi masih membutuhkan pembinaan lebih optimal.
Pada Porprov sebelumnya, Lampung Timur menempati
peringkat ketujuh dengan raihan 65 medali emas, 72 perak, dan 102 perunggu.
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran sekaligus
bahan evaluasi bagi kepengurusan baru untuk merumuskan strategi peningkatan
prestasi. Margono menegaskan bahwa keberhasilan olahraga daerah tidak bisa
hanya bertumpu pada KONI, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah,
pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet.
Ia berharap Lampung Timur mampu memperbaiki posisi pada
Porprov mendatang.
Pemkab Siapkan
Dukungan
Dukungan terhadap kepemimpinan baru juga disampaikan
Wakil Bupati Lampung Timur H. Azwar Hadi. Ia menegaskan komitmen pemerintah
daerah untuk mendukung kemajuan olahraga melalui pembinaan atlet dan penguatan
organisasi KONI.
Azwar berharap kepengurusan yang baru mampu membangun
organisasi yang solid, merangkul seluruh cabang olahraga, serta menyusun
program pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak semata-mata
ditentukan oleh dukungan pemerintah. Kerja keras pengurus, dedikasi pelatih,
serta kedisiplinan dan semangat atlet juga menjadi faktor penting dalam
membangun prestasi.
"Kami berharap kepengurusan KONI yang baru dapat
bekerja secara maksimal, memperkuat pembinaan atlet, dan membawa prestasi
olahraga Lampung Timur semakin maju," ungkapnya.
Prioritaskan
Konsolidasi
Usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Deki
Isimirawansyah menyatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah segera
menyusun kepengurusan KONI Lampung Timur.
Menurutnya, pembentukan kepengurusan tidak boleh
berlarut-larut karena waktu persiapan menuju Porprov X Lampung 2026 semakin
terbatas. Seluruh elemen olahraga harus segera bersinergi agar persiapan atlet
dari masing-masing cabang olahraga dapat berjalan optimal.
"Pertama, kami akan menyusun kepengurusan terlebih
dahulu. Namun, tidak bisa terlalu lama karena sudah ada agenda besar di depan,
yaitu Porprov. Kami harus segera bekerja bersama seluruh cabang olahraga agar
persiapan atlet yang selama ini sudah berlatih dapat berjalan dengan
baik," kata Deki.
Ia menargetkan Lampung Timur mampu memperbaiki posisi
pada Porprov mendatang. Selain fokus pada agenda kompetisi terdekat,
kepengurusan mendatang juga akan memperkuat sistem penjaringan dan pembinaan
atlet sejak usia dini.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun
regenerasi atlet sekaligus menciptakan kesinambungan prestasi olahraga Lampung
Timur dalam jangka panjang.
Jangan Perkuat
Daerah Lain
Terpisah, Achmad Chrisna Putra berharap kepemimpinan Deki
dapat menjadi jembatan bagi seluruh insan olahraga, khususnya atlet-atlet
potensial Lampung Timur yang selama ini dinilai belum memperoleh pembinaan
secara maksimal.
Ia menyoroti adanya atlet asal Lampung Timur yang justru
memperkuat daerah lain karena keterbatasan pembinaan di daerah sendiri.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi
kepengurusan baru. Potensi atlet lokal perlu dipetakan, diperhatikan, dan
diberikan ruang pembinaan yang memadai agar mereka memiliki kesempatan
berkembang sekaligus membawa nama Lampung Timur dalam berbagai kompetisi.
Dengan terpilihnya Deki Isimirawansyah, KONI Lampung
Timur kini memasuki babak baru kepemimpinan. Tantangan ke depan tidak hanya
menyangkut peningkatan peringkat pada Porprov, tetapi juga bagaimana membangun
organisasi yang solid, memperkuat pembinaan cabang olahraga, serta
mempertahankan atlet potensial agar tumbuh dan berprestasi bersama daerahnya
sendiri.
Porprov X Lampung 2026 akan menjadi ujian awal bagi
kepengurusan baru untuk menerjemahkan komitmen tersebut ke dalam kerja nyata.
(lis/tim)
Berikan Komentar