Hadapi Judoka Thailand di Asian Games, Indah Mohon Doa Masyarakat Lampung

Hadapi Judoka Thailand di Asian Games, Indah Mohon Doa Masyarakat Lampung

Mediasenior|Bandarlampung|Judo|01092026

---- Judoka andalan Lampung, Indah Permatasari mengatakan siap untuk turun bertanding melawan Satjadet Thonthan, asal Thailand di kelas +78 Kg Asian Games Aichi Nagoya Jepang pada Jumat 2 Oktober 2026.

Pesan ini disampaikan lewat Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo seluruh Indonesia (PJSI) Lampung, Sukamso, pada Rabu 30 September 2026.

Sukamso menyampaikan bahwa secara fisik dan mental judoka asal Lampung itu sudah siap tempur. “Dia kohon dukungan do’a dari seluruh masyarakat Lampung khususnya dan Indonesia pada umumnya. Tentu ini perjuangan yang tidak ringan. Untuk pertama kalinya lolos di Asian Games, meskipun Indah juga sudah beberapa kali memperkuat Indonesia di kejuaraan level Asia atau dunia,” kata Sukamso, Kamis 1 Oktober 2026.

Ada 10 judoka putri yang turun di kelas +78 Kg ini. Dan Indah Permatasari yang dalam drawing langsung ketemu lawan berat asal Thailand berada di pool A, dalam dalam daftar unggulan memang berada pada urutan ke delapan. Ini disebabkan catatan Indah pada level Asian Games tergolong sebagai pendatang baru.

Sementara unggulan pertama dari laporan jurnal Asian Games 2026, adalah Lee Hyeonji, dari Korea Selatan. Judoka ini juga berada di pool A bersama Indah dan Satjadet.

Jika Indah menang, maka dia akan berhadapan langsung dengan unggulan pertama Lee Hyeonji yang dalam bagan ini mendapatkan seeded atas dan bye.

Dan apabila Indah bisa membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan pertama di perempat final, maka di semifinal masih harus bertemu unggulan 3 atau 4, yakni  Adiyasuren Amarsaikhan dari Mongolia, dan Umida Nigmatova dari Uzbekistan.

Realitis dan Revans

Namun demikian, Sukamso menegaskan bahwa belum ada yang mutlak bisa dijustifikasi untuk unggulan pertama tidak bisa dikalahkan, sehingga semua peluang masih sangat terbuka, meskipun tetap harus realistis.

“Realistis perlu. Namun optimistis juga diperlukan. Maka yang kami pesan kepada Indah hanyalah fokus pada setiap pertandingan dan tidak kalah mental sebelum bertanding. Artinya, kesempatan itu ada di sini, jadi harus dimanfaatkan sekecil apapun peluangnya,” ujar Kamso.

Saat ini Indah berada di peringkat dunia sekitar 108 dalam daftar IJF terbaru. Diketahui bahwa pada Mandurah Oceania Open 2026 di Australia, Indah meraih medali emas kelas +78 kg. 

Kemudain pada SEA Games Thailand 2025, Indah meraih medali perak +78 kg. Di final ia kalah dari Thonthan Satjadet dari Thailand. 

Indah berusia 26 tahun dan memiliki pengalaman pertandingan internasional yang cukup banyak. Ini merupakan kesempatan untuk membuat revans terhadap judoka Thailand itu.

Dalam perburuan medali di kelas ini, dibagi menja di 4 pool. Pool A: Lee Hyeonji (Korsel), Indah Permatasari (Indonesia), dan Satjadet Thonthan (Thailand).

Pool B: Umida Nigmatova (Uzbekistan), dam Miki Mukugi (Jepang), Pool C: Niu Xinran (China), Ling Fang Chang (Taipe) dan kalyewa Aidemi (Kyrgistan) sedang Pool D:  Adiyasuren Amarsaikhan (Mongolia) dan Aida Toishibekova (Kazakhstan). (don)

Berikan Komentar