Mediasenior\Bandarlampung/Beladiri/14082026
– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi
Lampung mulai mematangkan persiapan kontingen menghadapi Pekan Olahraga
Nasional (PON) Beladiri di Manado, Sulawesi Utara, Oktober 2026.
Pemantapan diawali dengan mengundang pengurus tujuh
cabang olahraga (cabor) beladiri yang diproyeksikan memperkuat Lampung dalam
ajang tersebut, Jumat (14/8/2026).
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, mengatakan
agenda terdekat adalah pelaksanaan tes fisik terpadu bagi para atlet.
"Hari ini kita mengundang tujuh cabor yang akan
bertanding di PON Beladiri Manado untuk pemantapan bersama tim persiapan.
Selanjutnya, atlet akan menjalani tes fisik pada Kamis dan Jumat," kata
Riagus.
Menurut dia, tes fisik tidak dilakukan secara bersamaan
karena setiap cabor memiliki karakteristik gerakan, kebutuhan fisik, serta
jenis tes yang berbeda.
"Pelaksanaannya dipisah karena karakter cabornya
tidak sama dan ada yang harus menjalani tes parsial. Jadi disesuaikan dengan
kebutuhan masing-masing," ujarnya.
Tes fisik pada Kamis akan diikuti empat cabor, yakni
tinju, anggar, hapkido, dan kickboxing.
Sementara pada Jumat, tes fisik dijadwalkan untuk tiga
cabor, yakni muaythai, kurash, dan bela diri campuran atau Mixed Martial Arts
(MMA).
Riagus menegaskan, tes fisik tersebut menjadi bagian
penting dalam pemetaan kondisi atlet sebelum berlaga di Manado.
Melalui pengukuran yang terarah dan terukur, KONI Lampung
bersama tim pendamping fisik berharap dapat mengetahui tingkat kebugaran
masing-masing atlet sekaligus menyusun program pembinaan yang lebih tepat untuk
mendukung target prestasi di PON Beladiri 2026. (rls)
Berikan Komentar