Mediasenior|bandarlampung|Pickelball|09082026
--- Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Pickleball Indonesia (IPF), Muhamad Nazarudin melalui
wakil Sekjen PB IPF, Hardini Puspasari menegaskan bahwa pembinaan atlet Pickleball
menjadi konsenterasi kepengurusan kali
ini, termasuk didalamnya adalah melakukan pembinaan kualitas atletnya.
“Bicara tentang Pickleball di Indonesia, memang tidak se popular
Padel. Namun kalau di luar negeri khususnya di Eropa, Pickleball jauh lebih popular.
Maka itulah pekerjaan rumah kita untuk menjadikan olahraga Pickleball bisa
sampai ke desa-desa. Ini merupakan kesempatan kita. Dan menyampaikan pesan
bapak ketua, untuk menyemangati kita semua di Lampung, khususnya untuk
kepengurusan baru dibawah pimpinan Uda Haris,” kata Hardini dalam kesempatan
menjelang main bareng dan silaturahmi dengan penguru Pengprov IPF Lampung di
Racket & Net Club, minggu 9 Agustus 2026.
Pickleball, lanjut Hardini, adalah olahraga yang luar biasa, selain gabungan dari tiga cabang olahraga yakni Bulutangkis, Tenis Meja dan Tenis Lapangan. Selain itu olahraga ini bisa dimainkan dengan aman oleh anak-anak hingga usia lanjut.

Ekosistem dan
Sport Industry
“Bapak ketua berkomitmen pada kepengurusan kali ini kami
konsenterasi juga pada pengembangan Pickleball tidak saja pada prestasi, namun
akan mengarah pada Sport industry dan
sport tourism. Lalu untuk membangun Pickleball
ini menitik beratkan pada manusianya. Tidak hanya soal kuantitas, namun lebih
kepada kualitas atletnya, bukan saja pada pembangunan lapangan namun lebih
kepada membangun ekosistemnya,” tutur Hardini.
Menurut Hardini, ekosistem memberikan jalan terbaik untuk pengembangan olahraga ini, bahkan bisa berkembang sampai ke desa-desa. Ini menjadi target besar PB IPF.

PON 2028
Sementara itu Ketua Umum Pengprov IPF Lampung, Abdul
haris menyampaikan niat dan tekadnya untuk membangun Pickleball di Lampung
sekuat tenaga, meskipun minim dana.
“Kami berkeinginan untuk bisa masuk ke persaingan PON
2028. Dan untuk itu tentu perlu kerja keras meskipun kami masih terkendala
dengan masalah pendanaan, namun tekad dan niat kami akan mengalahkan Kendal-kendala
itu.” Kata Haris.
Selain itu, lanjut Haris, Lampung akan menjadi tuan rumah PON tahun 2032, maka dari itu selain menyiapkan atlet untuk PON 2028, Pengprov IPF Lampung juga akan melakukan persiapan atlet untuk PON XXIII tahun 2032.

“Memang berat, namun itu tugas kami ke depan. Kami mohon
dukungan selalu dari PB IPF. Dalam waktu dekat juga kami mohon untuk
pelaksanaan pelantikan Pengprov IPF Lampung bisa dihadiri langsung pak Ketum,”
tambahnya.
Dalam kesempatan itu, H Amir, sebagai utusan khusus Ketum
PB IPF, turut menyemangati kepengurusan IPF Lampung, agar segera menyiapkan
kepengurusan dengan baik dan segala sesuatu lainnya untuk pelantikan.
“Saya pastikan pak Ketum pasti akan bersemangat juga
untuk melantik kepengurusan Lampung. Beliau hari ini tidak bisa hadir langsung
di acara ini karena ada pekerjaan yang mendadak di Jakarta. Namun beliau
antusias, maka mengutus saya untuk menyampaikan ini kepada teman-teman di
Lampung. Dalam waktu dekat tolong segera disiapkan dan dijadwalkan, nanti dalam
pelantikan, kita mabar lagi. Saya sangat tertarik untuk bermain Pickleball,”
kata H Amir.
Dalam Mabar dan Silaturahmi itu, hadir Ketua Umum Pengprov IPF Lampung, Abdull Haris, Wakil Ketua Meini Ilhamuddin, Sekum Daniel Hardanto, Bendahara umum Rusdi Syagaf
Berikan Komentar