Selama Dipimpin Batin Wulan, Pertama Kalinya GI Lampung Ikut Porprov

Selama Dipimpin Batin Wulan, Pertama Kalinya GI Lampung Ikut Porprov

Bandarlampung|FGI|20072026

---- Gymnastik Indonesia (GI) Provinsi Lampung untuk pertama kalinya mengikuti event resmi setingkat daerah yaitu pekan olahraga provinsi (Porprov), yang baru akan dilaksanakan di Bandarlampung pada November tahun ini.

Ini disampaikan oleh ketua umum GI Lampung, Purnama Wulan Sari Mirzani saat membuka Rapat kerja Provinsi cabang olahraga yang dipimpinnya Senin, 20 Juli 2026 di Gedung PKK provinsi Lampung.

Dalam bidang organisasi, Batin Wulan, panggilan akrab Purnama Wulan Sari, mampu merekrut kepengurusan di 9 kabupaten kota untuk melebarkan pembinaan cabang olahraga di bawah naungan GI Lampung.

Kesembilan pengkab/Pengkot yang sudah aktif adalah Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Lamteng, Lampura, Pesisir Barat, Pesawaran, Pringsewu, Way Kanan dan Bandarlampung.

“Kami ingin sekali melakukan yang terbaik untuk pembinaan GI Lampung ke depan dengan memperluas wilayah ke daerah sebagai bagian dari rekruitmen atlet di semua disiplin yang ada di GI. Namun karena ini sedang kami mulai, maka tentu perlu perjuangan dan kerja keras kita semia di GI. Pembinaan yang dimulai dari daerah diharapkan akan mendapatkan banyak potensi atlet yang berkualitas,” katanya.


Kemudian, lanjut Batin Wulan, GI Lampung untuk pertama kalinya mengikuti Porprov yang diikuti 8 Kabupaten Kota di Lampung.

“Ini untuk pertama kalinya, dan diharapkan mampu memberikan dampak positif untuk arah pembinaan yang terbaik di provinsi Lampung. Melalui kompetisi tingkat provinsi akan terlihat baka-bakat awal anak-anak kita yang dapat dikembangkan ke depan,” tambahnya.

Selain itu, Pengprov GI juga melakukan pendampingan dalam beberapa kegiatan organisasi di kabupaten dan kota dalam proses musyawarah kabupaten.

Sedangan di bidang prestasi, GI Lampung tetap menjaga ritme kompetisi atletnya di berbagai kejuaraan nasional baik dalam kategori pra junior, junior dan senior.

“Dalam rangka pembinaan prestasi, kami tetap aktif untuk mengirim para atlet ke kejuaraan penting baik nasional maupun internasional. Diantaranya mengirimkan Tri Wahyuni ke rangkaian Kejuaraan Dunia di Brasil dan ke Kyrgistan dalam rangka Asian Championship.” Lanjutnya.

Pengrov GI Lampung juga memberikan tali asih kepada para atlet peraih prestasi secara nasional. Kemudian bernegoisasi dengan GI Pusat dalam memperoleh bantuan alat latihan disiplin Artisitik mendapatkan satu set Kuda Pelana. GI juga melakukan ?perbaikan dan penyimpanan sarana prasarana artisitik.

Berharap Medali Terbanyak

Sementara itu Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung, Margono Tarmudji, mewakili Ketum KONI Provinsi Lampung mengatakan bahwa pembinaan cabang olahraga senam ini sudah mulai terlihat masif, sehingga untuk regenerasi atlet kedepan memiliki dasar yang kuat.

“GI adalah cabang olahraga yang menjadi pionir sejak lama untuk cabang olahraga lainnya, dimana GI selalu memberi sumbangsih medali yang signifikan di setiap persaingan PON. Dan dengan predikat peraih medali terbanyak pada kategori cabor perorangan, maka KONI Lampung berharap GI tetap konsisten dalam pembinaan untuk minimal mempertahankan perolehan medali seperti sebelumnya.” Ungkap Margono.

Sementara itu Budi Martha, mewakili Kadispora provinsi Lampung menyampaikan bahwa Senam yang menjadi cabor andalan Lampung sebenarnya sudah disiapkan gedung untuk dipergunakan sebagai sarana latihan, dan ke depan akan terus dimaksimalkan.

“Pembinaan cabang olahraga prestasi memang seyogyanya disertai dengan infrastruktur yang memadai, namun demikian kita dari pemerintah juga terus berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan dukungan yang terbaik sesuai dengan kemampuan.” Kata Budi.

Budi juga mengusulkan agar GI Lampung memaksimalkan peran serta guru olahraga dari tingkat SD sebagai dasar merekrut atlet sejak usia dini. Karena olahraga Senam yang ideal harus dimulai sejak usia SD untuk mendapatkan atlet terbaik.

“Memang memerlukan waktu yang lama, namun semua harus mulai dilakukan sejak hari ini,” lanjut Budi.

Rakerprov diikuti seluruh ketua dan pengurus Pengkab dan Pengkot se provinsi Lampung, dan dilakukan beberapa diskusi, usulan dan saran untuk mengembangkan pembinaan olahraga ini ke depan. (humas)

Berikan Komentar