Mediasenior|Bandarlampung|Tinju|05072026
------ Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi
Lampung bersama Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov
Pertina) Lampung terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Nasional
(PON) Beladiri yang akan digelar pada Oktober 2026.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan
menyelenggarakan ajang VIP Boxing Lampung
Road to PON Beladiri 2026. Di PKOR Way Halim Bandar Lampung, Sabtu 4 Juli
2026 malam.
?Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat,
menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang
untuk menyeleksi dan mempersiapkan para atlet tinju terbaik daerah. Menurutnya,
ajang ini tidak hanya krusial untuk menghadapi PON Beladiri 2026, tetapi juga
menjadi fondasi penting menuju PON Utama pada tahun 2028 mendatang.
?"Harapan kita tentunya Pertina bisa memberikan
sumbangan medali untuk Provinsi Lampung. Dalam waktu yang singkat ini—sekitar 1
hingga 2 tahun—Pertina harus bersiap sebaik mungkin. Nanti akan ada tahapan
seperti Porprov, PON Beladiri, serta beberapa kualifikasi sejenis untuk persiapan
2028," ujar Taufik Hidayat.
?Taufik juga memberikan catatan khusus mengenai
pentingnya aspek regenerasi di tubuh Pertina Lampung. Ia menekankan perlunya
memunculkan wajah-wajah baru untuk menggantikan para atlet senior demi
keberlanjutan prestasi tinju Lampung di kancah nasional.
?Senada dengan KONI, Ketua Pengprov Pertina Lampung,
Hermanto, menegaskan bahwa pembinaan atlet harus berjalan secara
berkesinambungan. Ajang VIP Boxing ini dinilai sebagai sarana evaluasi yang
sangat tepat untuk mengukur kesiapan fisik dan mental para petinju.
?"Ini adalah salah satu ajang evaluasi agar
adik-adik kita mampu dan bisa berlatih secara disiplin, sehingga target medali
untuk Lampung di PON Beladiri dapat tercapai," tutur Hermanto.
?Hermanto memaparkan bahwa pada PON Beladiri nanti, akan
ada total 20 kelas yang dipertandingkan, yang terdiri dari ?9 kelas untuk
kategori Putri, ?11 kelas untuk kategori Putra. ?Ketika ditanya mengenai target
realistis, Hermanto secara optimistis membidik medali emas untuk dibawa pulang
ke Bumi Ruwa Jurai.
Pertina Lampung berkomitmen akan berjuang habis-habisan
demi mengharumkan nama daerah. ?"Untuk target (emas), ya satu. Tapi kita
tidak tahu untuk perak dan perunggu (bisa lebih). Dengan kondisi saat ini dan
melalui kegiatan yang dilakukan secara estafet, kami menargetkan sekuat mungkin
atlet Pertina Lampung akan berjuang mati-matian untuk mendapatkan medali,"
pungkasnya. (*)
Berikan Komentar