Mediasenior|Bandarlampung|04072026
---- Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat,
membuka Kejuaraan Antarsatuan Latihan (Satlat) Tarung Derajat se-Lampung di GOR
Mini PKOR Way Halim, Sabtu (4/7/2026).
Kejuaraan tersebut menjadi langkah awal menjaring
atlet-atlet potensial sekaligus mengukur hasil pembinaan menuju Pekan Olahraga
Provinsi (Porprov) Lampung 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Dalam pembukaan kejuaraan, Taufik didampingi Wakil Ketua
Umum II KONI Lampung Riagus Ria, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres)
Yopi Hutomo Bhakti, serta jajaran pengurus KONI Lampung.
Di hadapan ratusan atlet dan pelatih, Taufik menegaskan
bahwa kejuaraan antarsatlat memiliki peran penting dalam membangun mental bertanding
sekaligus meningkatkan kualitas atlet melalui kompetisi yang berkelanjutan.
"Kejuaraan ini menjadi awal yang baik untuk
membangun semangat para atlet. Kami ingin atlet Tarung Derajat Lampung memiliki
jam terbang yang tinggi sehingga mampu bersaing di tingkat nasional," kata
Taufik.
Ia meminta Pengurus Provinsi Tarung Derajat Lampung lebih
aktif menyelenggarakan kompetisi secara berkala, baik antarsatlat maupun
antarkabupaten/kota. Menurutnya, pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan
latihan, tetapi juga harus dibarengi dengan frekuensi pertandingan yang
memadai.
"Kami berharap ke depan kejuaraan seperti ini bisa
dilaksanakan secara terstruktur dan berkesinambungan. Dari sinilah bibit-bibit
atlet berprestasi akan lahir untuk memperkuat Lampung di Porprov hingga
PON," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Tarung Derajat Lampung,
Romi Saputra, mengatakan kejuaraan antarsatlat ini merupakan yang pertama kali
digelar di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut diikuti atlet dari sejumlah
daerah, di antaranya Bandar Lampung, Lampung Timur, Metro, Pesisir Barat, dan
Tulang Bawang.
Menurut Romi, kejuaraan ini menjadi sarana evaluasi hasil
latihan sekaligus bagian dari persiapan menghadapi Porprov Lampung pada
November mendatang. Selain itu, atlet-atlet terbaik akan diproyeksikan tampil
pada Kejuaraan Nasional Tarung Derajat di Bandung, Desember 2026.
"Kami ingin mengetahui sejauh mana perkembangan
kemampuan atlet setelah menjalani latihan di masing-masing satlat. Dari sini
juga akan terlihat atlet-atlet yang layak dipersiapkan menuju Kejurnas dan
event yang lebih tinggi," katanya.
Menanggapi target prestasi yang diharapkan KONI Lampung,
Romi menegaskan pihaknya memasang target tinggi untuk cabang olahraga Tarung
Derajat.
"Sesuai harapan KONI Lampung, kami tidak ingin
sekadar berpartisipasi. Target kami adalah meraih medali emas dan mempersiapkan
atlet terbaik agar mampu berprestasi pada PON 2028," tegasnya.
Pengprov Tarung Derajat Lampung juga berencana menjadikan Kejuaraan Antarsatlat sebagai agenda rutin tahunan guna memperkuat sistem pembinaan atlet dan meningkatkan daya saing Tarung Derajat Lampung di tingkat nasional. (*/LIS)
Berikan Komentar