Kalahkan Dua Peraih Medali SEA Games 2025, SIM Sports Kembali Berjaya di Pangdam Jaya Cup II

Kalahkan Dua Peraih Medali SEA Games 2025, SIM Sports Kembali Berjaya di Pangdam Jaya Cup II

Mediasenior|Jakarta|Tenismeja|12022026

---- Tim tenis meja Lampung dari SIM Sports Bandarlampung kembali menorehkan “tinta emas” di kejuaraan nasional tenis meja Beregu Putra yang digelar Pangdam Jaya Cup II Tahun 2026, 10-12 Pebruari 2026 di Aula Sudirman, Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur.

Kategori yang dipertandingkan di Kejurnas ini adalah Beregu Putra Anggota TNI/Polri dan Beregu Campuran untuk Umum. SIM Sports Lampung mengirimkan dua regu di kejuaraan yang diikuti para pemain yang membela Indonesia di SEA Games 2025 Thailand itu.

Pelatih SIM Sports, Dahlan Haruri mengatakan bahwa dalam kejuaraan ini memang terasa sangat bergengsi, karena petenis meja elit Indonesia turun, diantaranya peraih medali Perak SEA Games M Bima yang turun membela klub Arwana Jaya, dan Naufal peraih medali Perunggu SEA Games 2025 yang kali ini memperkuat tim Onic Sports.

“Kejurnas ini seperti perang bintang. Dimana seluruh pemain level atas negeri ini turun untuk memperkuat klubnya masing-masing. Seluruhnya menyiapkan tim beregu campuran. Lampung mengirimkan dua tim yakni tim A dan B yang juga memiliki kekuatan yang seimbang,” kata Dahlan.

Dua Gelar Juara

Kali ini, tim SIM Sports berhasil mendulang 1 medali emas dan satu perunggu di nomor Beregu Campuran itu. Tim A yang terdiri dari Rafa Nael Nikola Niman, Braydon Juvensim Susilo dan Silir Rovani, sementara Tim B terdiri dari Arfan Siena, Muhammad Alghifari dan Ida Ariani. Tim SIM Sports melaju dengan perkasa sejak babak 16 besar hingga di 4 besar.

Tim A berhasil menjuarai Kejuaraan ini setelah di final mengalahkan Arwana Citra di final. Sementara tim B merebut medali Perunggu, setelah terhenti di semifinal setelah dikalahkan oleh Arwana. Namun dalam semifinal ini ada catatan yang bagus, saat Arfan Siena berhasil menundukkan peraih medali Perak SEA Games Thailand, M. Bima.

Comeback

Catatan menarik juga terjadi saat babak 16 besar, dimana SIM Sports bertemu PTM Raja de Java. Pada laga ini partai mendebarkan adalah saat petenis meja muda Lampung, Braydon berhadapan dengan Gibran dalam set penentuan yang mana Braydon sudah tertinggal 4-8.

Namun anak muda Lampung ini sudah terlihat semakin matang mengelola mental bertandingnya, sehingga berhasil membalikkan keadaan dengan memenangi set tersebut yang mengantarkan tim A SIM Sports melaju ke 8 besar.

Pada babak delapan besar juga sangat mendebarkan, karena pasangan ganda campuran Lampung, Nael/Silir yang tertingal jauh 5-10 dari lawannya dari klub Arwana Citra. Di set ini pasangan Lampung seperti mendapatkan second blow, membuat comeback yang menyesakkan lawan, dengan mengunci poin 10 tersebut hingga Nael dan Silir memenangi partai ganda campuran itu. Lampung lolos dengan kemenangan 2-1 atas Arwana.

Pada babak semifinal, SIM Sport A kembali ditantang tim berat lainnya yakni ONIC Sports A. Kemenangan penting yang diperoleh Nael dengan mengalahkan peraih medali Perunggu di SEA Games Thailand, Naufal, dengan straight set menjadi penentu langkah tim SIM Sports A ke final.

Di final, Nael, Braydon dan Silir bertemu tim kuat asal Jakarta, Arwana Jaya. Di sini kembali Nael menunjukkan bahwa dirinya adalah tunggal putra yang sulit ditundukkan saat ini.

Lagi-lagi Nael mencatat kemenangan yang sangat fenomenal, ketika dia melibas peraih medali Perak SEA Games Thailand 2025, rekan setimnya di timnas Tenis Meja. Kemenangan ini memastikan Tim A SIM Sports menjuarai Kejurnas Pangdam Jaya II tahun ini.

Menurut Dahlan, pencapaian prestasi ini membuktikan bahwa tim SIM Sports Lampung masih konsisten dalam menjaga level permainan di tingkat nasional.

“Ini hasil kerja keras mereka sejak latihan dan seluruh rangkaian persiapan. Mereka sanat disiplin dalam menjalankan program kami, sehingga hasilnya bisa dilihat saat ini. Tim ini masih sangat disegani di persaingan nasional. Maka ini juga menjadi PR Kami untuk terus menjaga mereka ini memiliki performance hingga PON 2028 nanti. Waktunya masih panjang, namun intensitas latihan tidak pernah kendor,” ujar pelatih SIM Sports itu.

Dalam kesempatan itu, Juwita Susilo dalam hal ini kapasitasnya sebagai pemilik klub SIM Sports yang selalu mengikuti perkembangan permainan anak-anak asuhnya di berbagai kejuaraan mengatakan bahwa benar Kejurnas kali ini benar-benar “perang bintang”.
“Ini semua pemain bagus ada di sini, dan semuanya memiliki tim atau klub yang kuat. Dalam pertandingan beregu campuran kan tidak mudah, karena saat ini hanya memainkan tiga partai, sehingga kemungkinan kemenangan adalah 2-1 atau 3-0. Namun anak-anak kita cukup konsisten, meskipun tidak superior, namun memiliki mental bertandingnya sudah terlihat lebih bagus. Mudah mengatasi kesulitan dan saat tertekan mereka tetap tenang. Good job. Congratulations,” katanya. (don)

Berikan Komentar