Mediasenior|Bandarlampung|KONI|01022026
----- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)
Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau
semua atlet Lampung yang berprestasi nasional dan internasional.
Ini disampaikan Taufik di ruang kerjanya Kamis, 29 Januari 2026,
bahwa sambil terus melakukan persiapan menjadi tuan rumah PON XXIII tahun 2032
yang terus bergulir, KONI Lampung juga terus melakukan pemantauan terhadap
atlet-atlet muda berbakat dan atlet berprestasi nasional maupun internasional.
“Memang kami memiliki keterbatasan dalam pemantauan tetapi semua
berusaha kami lakukan melalui bidang-bidang terkait. Karena pemantauan atlet
berprestasi itu memang menjadi tugas kami. Tentu ini juga bekerjasama dengan
seluruh mitra kita yakni pengurus cabang olahraga,” tambah Taufik.
Ini juga menjawab beberapa persoalan yang berkembang terkait
atlet-atlet prestasi yang luput dari pantauan KONI Lampung. “Belum terlambat,
mari kita terus melakukan komunikasi dan koordinasi secara organisasi. Bahwa
ini merupakan kerjasama kita secara tim, karena seluruh proses pembinaan
prestasi itu kan sebaiknya dilalukan secara kolektif. Masing-masing pihak
memiliki peran sendiri-sendiri dan tidak boleh melakukan intervensi,” kata
Taufik.
Koordinasi dan komunikasi dengan para cabor ini juga
dimaksudkan untuk konsolidasi dan pemetaan kekuatan menghadapi PON 2028.
Maka dari itu, ia mengajak para pengurus cabor lebih aktif
melakukan komunikasi dengan KONI Lampung dengan berbagai cara yang cepat dan
akurat.
“Kami siap menerima informasi dan menindaklanjuti sesuai dengan
tupoksi kami setiap saat. Toch kita semua bisa menggunakan percepatan
informasi, agar bisa sampai dengan akurat,” ungkap Taufik.
Jika pemantauan atlet-atlet berprestasi ini akurat dan cepat, maka
KONI Lampung dapat mengambil langkah strategis yang bisa dilakukan.
“Salah satunya adalah mengenai perhatian teknis dan non teknis
kepada atlet prestasi. Mari kita bersama-sama untuk bahu membahu untuk
melakukannya. Sehingga para atlet merasa menjadi bagian dari perjuangan
prestasi Lampung seutuhnya.” Tambahnya.
Pelatnas
Taufik juga mengpresiasi positif beberapa atlet yang kembali
dipanggil Pelatnas untuk Asian Games bulan September 2026 nanti.
“Kami akan melakukan pemantauan serta memberikan dorongan semangat
kepada para atlet agar menambah kepercayaan diri mereka, untuk mencapai
prestasi yang lebih baik di Asian games nanti.
Selain itu, mungkin kami juga akan menyiapkan tambahan tali asih
bagi mereka yang berprestasi di kancah Internasional. Meski besarannya
disesuaikan dengan kemampuan anggaran saat ini,” Ungkapnya.
Kabar terakhir, sudah ada empat atlet yang sudah dipastikan
dipanggil pelatnas, yakni Indah Permata
Sari (Judo), Nabila Maharani
(Tinju), Novi Anggun Lestari dan Galuh Chandra Hidayat (Atletik) dan
saat ini sedang dalam proses ke Pelatnas masing-masing.
Masih ada kemungkinan beberapa atlet dipanggil ke pelatnas di
cabor-cabor lain sesuai dengan prestasi yang diraihnya di SEA Games atau
penilaian lainnya. Seperti Sa’dan Ahmed
dari Pencak Silat dan Sevi Nurul Aini dari Kick Boxing yang
kemungkinan juga masuk pelatnas. (don)
Berikan Komentar