Mediasenior|Bandarlampung|Sport|24092024
----- Kalimat yang memiliki arti yang sangat dalam keluar
dari Pj Gubernur Lampung, Samsudin sesaat hendak melepas rombongan pawai Atlet PON
Lampung adalah ini saatnya nguwongke atlet
berprestasi dalam bidang olahraga.
Salah satu persepsi besar yang dilontarkan seorang
pemimpin dalam rangka menghargai warganya yang berprestasi salah satunya adalah
nguwongke. Dalam arti harfiahnya,
memanusiakan. Namun dalam hal ini diartikan bahwa sedemikian besar pemerintah
memberikan penghargaan kepada warganya yang memberikan jiwa raganya dalam berjuang
mengharumkan nama baik provinsi Lampung.
“Dengan acara ini, kita menghargai, kita meng uwongke. Kita memberikan apresiasi bangga kepada kontingen olahraga provinsi Lampung. Ini sebuah kebanggaan masyarakat Lampung kepada Atlet Lampung. Dan ini hari bersejarah yang harus dibudayakan, bagaimana menghargai pahlawan-pahlawan olahraga yang berprestasi. Karena mereka lah yang sudah membuat bendera provinsi Lampung berkibar di tingkat nasional dan mengharumkan Lampung,” ungkap Samsudin sebelum mengibarkan bendera start.
Pawai ini sebagai suatu penghargaan yang sangat tinggi
disematkan kepada para pejuang olahraga Lampung yang baru saja pulang dari Pekan
Olahraga Nasional XXI dengan predikat sepuluh besar nasional.
Pawai ini menjadi sejarah baru dalam olahraga Lampung,
dimana atlet dihargai sedemikian baik oleh pemerintah provinsi Lampung yang
memberikan apresiasi khusus sekaligus memberitahukan kepada masyarakat akan
keberhasilan olahraga Lampung.
Puluhan mobil jeep dari komunitas Jeep Lampung juga turut
serta dalam pawai ini yang mengawal tiga kendaraan truk bak terbuka yang
didesain sedemikian rupa untuk peserta pawai yang terdiri dari ratusan atlet
PON Lampung bersama pelatih, ofisial dan pengurus cabor.
Samsudin juga membersamai pawai itu dengan berdiri diatas
mobil jeep bersama Ketua Kontingen Lampung, Rikas Hidayatullah yang tak lain
adalah Komandan Korem 043 Gatam dan Wakil Komandan Kontingen Ahmad Ramadhan yang
tak lain adalah Wakil Kapolda Lampung.
Di belakangnya dengan mobil truk yang dimodifikasi
sedemikian rupa mengangkut seluruh atlet dan pelatih pon lampung manajer dan
ofisial serta para pengurus cabang olahraga.
Pawai keliling Kota Bandarlampung yang berlangsung satu
jam itu juga disambut antusias para pelajar dan masyarakat kota Bandarlampung
di sepanjang rute pawai yang dimulai dari Mahan Agung jl Dr Susilo Telukbetung
berkeliling melalui jalan-jalan protokol dan kembali finish di Mahan Agung.
Usai pawai seluruh kontingen memasuki ruang depan Mahan
Agung untuk mengikuti acara pembubaran kontingen Lampung oleh Pj Gubernur
Lampung. (tim)
Berikan Komentar