Mediasenior|Atletik|30062026
---- Seperti yang diprediksi sebelumnya, dua atlet
Lampung, Novi dan Galuh diperkirakan bisa meraih medali emas di Kejurnas
Atletik 2026 di Jakarta yang berlangsung pada 27-30 Juni 2026.
Ternyata benar, dan 3 medali emas yang diboyong kontingen
Lampung diraih dua atlet andalan Lampung itu. Novi Anggun Lestari
mempersembahkan dua medali emas, dan Galuh Chandra Hidayat meraih 1 medali
emas.
Selain itu, di kategori U-16 dan U-18, Lampung juga
menyabet 4 medali perak, sehingga di klasemen akhir Kejurnas Atletik itu
Lampung menduduki peringkat 9 nasional.
Pada hari ketiga Kejurnas, Novi Anggun Lestari meraih Emas dengan catatan waktu terbaik 58.27 detik di nomor Lari 400 m putri, disusul pelari asal Jawa Tengah Devia F Nugraha meraih perak dengan catatan waktu 58.59. dan Perunggu diraih Dzihan Lailatuh dari Jatim dengan catatan waktu 59.18. Sedang di nomor 400 m Lari gawang putri, Novi mencatat waktu 64.88.27 (Emas).

Sementara Galuh
Candra Hidayat keluar sebagai yang terbaik di nomor 1.500 m putra dengan
catatan waktu 04.08.38 dan meraih medali Emas. Medali Perak nomor ini diraih
pelari asal Sumut, Indra Pratama dengan waktu 04.12.28 detik, dan Perunggu
diraih pelari Genta Saputra dari Sumatera Barat, waktu terbaiknya 04.16.63 detik.
Di hari terakhir ini Lampung juga meraih medali perak atas nama Ladricus Bryant di nomor 110 meter
Gawang putra yang mencatat waktu 14.30 detik, sedangkan medali Emas diraih
Pelari DKI Jakarta Aditya dengan waktu 13.88 detik, Perunggu diraih Fauzan
Jakaria dari Jawa Timur waktu terbaiknya 14.33 detik.
Dua hari sebelumnya, calon bintang atletik masa depan
Lampung, Keisya Ramadhani mengejutkan
Kejurnas setelah mempersembahkan dua medali Perak untuk kontingen Lampung di
nomor jarak pendek 60 meter putri kategori U-16 mempersembahkan dua medali
Perak dengan catatan waktu 07.92 detik, kemudian kembali meraih medali Perak di
nomor 300 m gawang putri dengan catatan waktu 47.23 detik.
Satu lagi medali perak Lampung diraih Arvi Muzaki di nomor 300 m Lari Gawang
putra catatan waktunya 41.92 detik. Medali Emas nomor ini direbut Adelio
Deniswara dari jawa Timur dengan waktu 41.07 detik, dan medali Perunggu direbut
pelari DKI Jakarta, Arjuna Attilah dengan waktu 42.05.
Masuk 9 Besar
Dari raihan medali itu, Kontingen Atletik Lampung
menduduki peringkat 9. Di Kejurnas ini didominasi oleh atlet pulau Jawa, dimana
pemuncak klasemennya dari Jawa Tengah dengan 18 Emas, 9 Perak dan 17 Perunggu,
kemudian DKI Jakarta (8-19-9), Jawa Barat (8-6-8), Sumatera Utara (8-4-5),
Papua Selatan (4-2-2). Sedangkan Bangka Belitung ditempat 8 dengan perolehan medali
(4-0-5), Lampung diperingkat 9 (3-4-0), Sumsel (3-1-2).
Ketua Umum Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
(PASI) Lampung, Gunawa Raka menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlet
Atletik yang baru saja selesai mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik
U-16, U-18 dan U-20 di Rawamangun Jakarta.
Kontingen Atletik Lampung berhasil mengoleksi 3 Medali
Emas dan 4 Perak, ini melampaui apa yang ditargetkan Ketum PASI di Kejurnas
kali ini.
“Ini bukan sekedar mencapai target atau tidak. Saya
senang dan bangga melihat semangat dan kesungguhan kalian untuk menraih
prestasi. Dalam situasi seperti ini, kalian menunjukkan bahwa PASI Lampung
masih ada. Saya ucapkan terima kasih kepada para pelatih yang mendampingi
anak-anak kita selama ini, karena bagaimanapun prestasi itu juga ditentukan
oleh kerja pelatih.” Kata Gunawan.
Oleh karenanya, lanjut Gunawan, dari sini ke depan
diharapkan mulai memfokuskan pada program latihan yang terbaik, komunikasi
antara satu perlatih dengan pengurus utamanya Binpres, untuk terus melakukan evaluasi
di setiap langkah yang sudah dilaksanakan.
“Hasil ini membuktikan bahwa semangat Atletik sebenarnya
besar. Maka dari itu teruslah membuka komunikasi secara teknis dan non teknis.
Buang jauh-jauh ego sentris kalian. Kenapa ini saya selalu sampaikan, karena
ini merupakan kunci sukses kita bersama. Kita sukses harus bersama-sama, bukan
sendiri-sendiri, tidak mungkin bisa,” ujar Gunawan, di kantor PASI Lampung, Selasa
30 Juni 2026, siang.
Namun, lanjut Gunawan, dengan prestasi ini bukan lantas
berpuas diri, karena dari 21 atlet yang dikirim baru 6 atlet yang mampu meraih
medali, dan ada beberapa yang sudah masuk ke peringkat 4 dan 5 besar di
kelasnya.
“Yang membuat kita optimistis menatap prestasi PASI
kedepan adalah mereka ini dalam usia yang masih muda. Ada dua atlet yang sedang
menuju golden age, yaitu Novi dan
Galuh yang sudah 20 tahun dan nanti di 2028 sudah pada usia emas mereka.
Kemudian ada Bryan, Arvi, Keisya Ramadhani yang masih memiliki masa perkembangan
lebih baik ke depan. Maka PASI Lampung akan fokus utamanya pada mereka ini, dan
yang lain harus terpacu untuk mengejar prestasinya,” tambah Gunawan.
Gunawan menyampaikan bahwa usai Kejurnas ini agenda pentingnya
adalah pelantikan kepengurusan PASI Lampung masa bakti 2026-2030, kemudian
rapat kerja provinsi untuk menentkan langkah PASI ke depan.
“Good job,
kalian terus berlatih dan makin menyala ke depan. Semuanya akan kita evaluasi
secara menyeluruh di rapat kerja tahun ini. Kita akan membedah program-program
termasuk pembinaan zona yang nanti kita segera launching. Terima kasih untuk kalian semua, kita terus berupaya ke
depan PASI Lampung makin banyak meraih medali dan mampu menjadi salah satu dari
beberapa cabor lainnya sebagai tulang punggung kontingen Lampung di PON yang
seterusnya. Aamiin.” Ungkap Gunawan. (humas)
Berikan Komentar