Mediasenior|Bandarlampung|Tinju|20062026
---- Monitoring lapangan mulai digencarkan KONI Provinsi
Lampung melalui Bidang Pembinaan Prestasi untuk melihat dari dekat persiapan
dan upaya cabang olahraga melakukan latihan demi latihn.
Monitoring dilakukan salah satunya di cabang olahraga
Tinju yang sedang melakukan lapitahnbersama beberapa sasana yang dipusatkan di
Sasana milik Meyusi Ade Putra di kawasan Way Halim, Jumat 19 Juni 2026.
Melalui bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), KONI Lampung
melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program latihan atlet tinju yang
tengah menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda).
Kunjungan monitoring dipimpin langsung oleh Kabid Binpres
KONI Provinsi Lampung, Yopi Hutomo Bhakti, didampingi anggota Binpres Syaiful
Ikhwan DEM dan Ahmad Abas.
Tim monitoring disambut hangat Ketua Umum Pertina
Lampung, Hermanto, bersama jajaran pengurus, pelatih, dan atlet Tinju.
Dalam kesempatan tersebut, Yopi menyaksikan jalannya program latihan para atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi PON Beladiri II. Ia mengapresiasi keseriusan Pengprov Pertina Lampung yang telah melaksanakan Pelatda selama tiga minggu terakhir sebagai bagian dari proses pembentukan tim terbaik Lampung.

Ada 24 atlet mengikuti Pelatda, terdiri dari 18 atlet putra
dan 6 atlet putri. Selain menjalani latihan rutin, Pertina Lampung juga
menggelar latih tanding antar klub tinju se-Provinsi Lampung guna meningkatkan
kemampuan teknik, mental bertanding, dan kesiapan atlet menghadapi persaingan
di tingkat nasional.
"KONI Provinsi Lampung memberikan apresiasi atas
kerja keras Pengprov Pertina dalam mempersiapkan atlet. Kami melihat semangat
dan keseriusan para atlet maupun pelatih sangat baik. Fokus utama saat ini
adalah meningkatkan kualitas latihan agar target prestasi di PON Beladiri II
dapat tercapai," ujar Yopi.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet dan pelatih agar
tetap fokus menjalankan program latihan yang telah disusun serta tidak
terpengaruh oleh hal-hal di luar kepentingan pembinaan.
"Atlet dan pelatih cukup fokus pada latihan dan
peningkatan prestasi. Persiapan yang matang, disiplin, serta kerja keras
menjadi kunci untuk meraih hasil terbaik bagi Lampung di PON Beladiri II
Manado," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pertina Lampung Hermanto
menjelaskan bahwa selain menjalani training camp di Nusa Lontar Boxing Camp,
pihaknya juga berencana menggelar Kejuaraan Nasional sebagai ajang uji
kemampuan dan menambah jam terbang atlet sebelum turun di PON Beladiri II.
Monitoring yang dilakukan KONI Lampung ini menjadi bagian
dari upaya memastikan seluruh cabang olahraga yang diproyeksikan tampil pada
PON Beladiri II menjalankan program pembinaan secara optimal. Diharapkan
melalui sinergi antara KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet,
Lampung mampu meraih prestasi membanggakan di ajang nasional tersebut.
"KONI Lampung hadir untuk memastikan setiap atlet
mendapatkan pembinaan terbaik. Dengan persiapan yang terukur dan semangat juang
yang tinggi, kami optimistis atlet Pertina Lampung mampu bersaing dan mengharumkan
nama daerah di PON Beladiri II Manado 2026." Ungkap Yopi. (tim)
Berikan Komentar