Hapkido Lampung Championship 2026 Jadi Langkah Awal Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Hapkido Lampung Championship 2026 Jadi Langkah Awal Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Mediasenior|Metro|Hapkido|30052026

---- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam menyiapkan atlet-atlet terbaik menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 melalui berbagai kejuaraan dan program pembinaan berkelanjutan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Hapkido Lampung Championship dan Try Out Porprov X Lampung 2026 yang resmi dibuka di GOR STKIP Rosalia, Kota Metro, Sabtu (30/5/2026).

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Provinsi Lampung, Yopi Hutomo Bhakti, yang mewakili Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pengprov Hapkido Indonesia Lampung, Ida Bagus Wiguna, jajaran pengurus, pelatih, wasit, ofisial, serta ratusan atlet dari berbagai daerah.

Kejuaraan yang diikuti 320 atlet dari sembilan kabupaten/kota di Lampung ini menjadi salah satu agenda penting dalam peta pembinaan olahraga prestasi daerah. Selain menjadi ajang uji kemampuan menjelang Porprov X Lampung 2026, kompetisi ini juga menjadi bagian dari proses penjaringan atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat Lampung pada berbagai event nasional, termasuk PON Bela Diri Manado dan persiapan jangka panjang menuju PON 2028.

Dalam sambutan Ketua KONI Lampung yang dibacakannya, Dr. Yopi menyampaikan apresiasi kepada Pengprov Hapkido Lampung yang dinilai konsisten menjalankan program pembinaan atlet secara berjenjang dan berkesinambungan.

Menurutnya, keberhasilan olahraga prestasi tidak dibangun dalam waktu singkat, melainkan melalui proses pembinaan yang terukur, kompetisi yang rutin, dan evaluasi yang berkelanjutan. Karena itu, kejuaraan seperti Hapkido Lampung Championship memiliki peran penting sebagai wadah pemetaan kemampuan atlet sekaligus mengidentifikasi bibit-bibit unggul yang akan menjadi andalan Lampung pada masa mendatang.

"Kejuaraan ini bukan hanya untuk mencari juara hari ini, tetapi juga menjadi bagian dari proses menyiapkan atlet-atlet Lampung yang akan bersaing di tingkat nasional. KONI Lampung berharap dari arena ini lahir atlet-atlet potensial yang dapat diproyeksikan menuju PON Bela Diri Manado dan menjadi kekuatan Lampung dalam menghadapi PON 2028," ujar Yopi.

Ia menambahkan, pembinaan olahraga harus memiliki orientasi jangka panjang. Oleh sebab itu, setiap kejuaraan daerah harus dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi prestasi, peningkatan kualitas teknik, serta pembentukan mental bertanding para atlet.

Selain prestasi, KONI Lampung juga menekankan pentingnya nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan karakter dalam setiap kompetisi. Para atlet diharapkan mampu menjadikan setiap pertandingan sebagai momentum untuk berkembang sekaligus mempererat persaudaraan antar-daerah.

"Prestasi yang tinggi harus dibarengi dengan karakter yang kuat. Menang dan kalah adalah bagian dari olahraga, tetapi semangat juang, disiplin, dan sportivitas merupakan nilai yang harus terus dijaga oleh setiap atlet," tegasnya.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah mencerminkan semakin berkembangnya olahraga Hapkido di Lampung. Melalui kompetisi ini, diharapkan proses pembinaan atlet semakin terarah sehingga mampu melahirkan generasi atlet berprestasi yang siap membawa nama Lampung bersaing di tingkat nasional hingga menuju target besar PON 2028.

Berikan Komentar