Mediasenior/Bandarlampung/Triathlon/26052026
---- Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, didampingi
Wakil Ketua IV Ahmad Chrisna Putra, menerima audiensi dari Pengurus Provinsi
Federasi Triathlon Indonesia (Pengprov FTI) Lampung di ruang kerjanya pada
Selasa 26 Mei 2026.
Pertemuan ini khusus membahas berbagai program kerja dan
agenda event yang akan dilaksanakan FTI ke depan demi mendukung kemajuan
olahraga di Bumi Ruwa Jurai. Dalam kesempatan tersebut, Taufik berharap FTI
Lampung dapat berkembang pesat dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang
menjadi kebanggaan daerah.
?Merespons harapan tersebut, Ketua Pengprov FTI Lampung,
Azry Ayu Nabillah, M.Pd, menegaskan bahwa pihaknya siap "gaspol" di
tahun 2026 dengan mengusung tagline Next-Gen Triathlon. Lewat program
bertajuk “Blueprint Triathlon Lampung
2026”, FTI Lampung telah menyiapkan roadmap
besar untuk membangun ekosistem olahraga yang kompetitif. Program ini dirancang
secara menyeluruh, mulai dari pengembangan SDM seperti lisensi pelatih dan
technical official, pembinaan atlet usia muda, hingga pelaksanaan event utama.
"?Sebagai langkah awal, FTI Lampung akan
menggulirkan program Triathlon Coaching License (lisensi pelatih) tingkat
daerah pada tanggal 18–19 Juni 2026,"ujar dosen prodi rekayasa
keolahragaan itu.
Menurutnya Program ini dinilai sebagai pondasi krusial
untuk melahirkan pelatih-pelatih berkualitas tinggi di tingkat lokal. Kehadiran
para pelatih bersertifikat ini diharapkan mampu membina dan mendongkrak
kemampuan para atlet daerah agar siap bersaing di level nasional.
?Memasuki bulan Agustus 2026, atmosfer kompetisi di
Lampung akan mulai dipanaskan lewat gelaran Kejuaraan Daerah (Kejurda)
Aquathlon 2026. Ajang kombinasi renang dan lari ini diproyeksikan menjadi wadah
bagi para atlet muda Lampung untuk menunjukkan bakat dan kemampuan terbaik
mereka. FTI Lampung juga memanfaatkan momentum Kejurda ini sebagai ajang
penjaringan bibit-bibit atlet potensial untuk program pembinaan jangka panjang.
?Tidak hanya fokus pada atlet dan pelatih, FTI Lampung
juga menaruh perhatian besar pada kualitas perangkat pertandingan. Pada bulan
Oktober 2026, mereka dijadwalkan menggelar program Triathlon Technical Official
National License. Langkah ini diambil demi melahirkan perangkat pertandingan
yang profesional dan berstandar nasional, sehingga setiap kompetisi yang
diadakan di Lampung dapat berjalan dengan kualitas penyelenggaraan yang tinggi.
?Puncak dari seluruh rangkaian program kerja ini adalah
gelaran akbar Krakatau Triathlon Series 2026 yang akan berlangsung pada 31 Oktober
hingga 1 November 2026. Mengusung semangat sport tourism, ajang ini dirancang
bukan sekadar sebagai kompetisi olahraga biasa, melainkan juga sebagai
instrumen promosi pariwisata Lampung. Mengandalkan keindahan pesisir Lampung
yang ikonik dan energi komunitas yang terus tumbuh, event ini diproyeksikan
menjadi salah satu balapan yang paling dinantikan di Indonesia.
?Melalui agenda "Road to Krakatau Triathlon Series
2026", jajaran Pengprov FTI Lampung merasa optimis bahwa cetak
biru yang mereka susun akan menjadi pondasi kokoh bagi masa depan Triathlon di
daerah tersebut. Semangat kolaborasi, regenerasi atlet, dan pengembangan
komunitas diyakini menjadi kunci utama dalam perjalanan ini.
"Bagi FTI Lampung, olahraga triathlon bukan hanya
sekadar urusan mencapai garis finish,
melainkan tentang keberanian untuk terus bergerak maju demi prestasi yang
solid,"Pungkasnya. (*)
Berikan Komentar