Mediasenior|Bandarlampung|Sepakbola|30042026
---- Bigmatch yang terjadi pekan ke-30 Liga Super Indonesia di stadion Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia menjadi tontonan yang sangat menarik dalam sejarah pertandingan sepakbola liga 1 di stadion kebanggaan masyarakat Lampung itu, Kamis 30 April 2026.
Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC yang berambisi menghentikan trend kemenangan 15 kali beruntun dari tamunya asal “kota kembang” Bandung, Persib gagal, dengan skor akhir 2-4 untuk kemenangan “Maung Bandung”.
Skor ini mungkin tidak terbayangkan oleh supporter Bhayangkara FC, karena pada babak pertama tim tuan rumah banyak mendikte dengan permainan cepat dan mencetak gol pada menit 6 lewat permainan impresif Bernard Doumbia sebagai salah satu ujung “trisula” the Guardian of Saburai.
Bahkan si“bola karet” Moussa Sidibe menggandakan keunggulan tuan rumah 2-0 di menit 26, dalam serangan yang membuat pertahanan Persib terkesima.
Sidibe yang mendapatkan umpan menyusur tanah persis di kotak penalty Persib berhasil melewati penjagaan 3 bek “Maung Bandung” dan tinggal berhadapan dengan Teja sang penjaga gawang Persib. Meskipin Teja Pakualam sempat memblok tendangannya namun bola masih liar mampu kembali disambar Sidibe untuk membuat gawang persib bobol untuk kedua kalinya.
Dengan gol ini praktis membuat kubu Persib terlihat bertambah tegang, tampak Thom Haye gelandang berpengalaman yang menjadi pilar lini tengah Persib sempat emosional setelah berhasil menghalau satu kesempatan Henri akan kembali membobol gawang Persib.
Ini pertanda anak asuh Bojan Hodack mulai panik. Dengan pola pertahanan yang sangat rapuh dan mudah ditembus pada striker Bhayangkara FC.
Selain itu ada dua kesempatan emas Persib yang bisa digagalkan dengan gemilang oleh Savic Akil di babak pertama, sebelum memasuki menit 45+.
Pada penghujung babak pertama itu Andrew Jung memperkecil ketinggal timnya melalui gol indah dengan sundulan kepalanya yang gagal ditepis Savic. Dan babak pertama berakhir dengan skor sementara 2-1.
Comeback Menyesakkan
Memasuki babak kedua, Persib tampil dengan gaya offensive dan terus menekan di setengah lapangan daerah pertahanan Bhayangkara FC.
Berguinho menjadi aktor penyeimbang skor, setelah mampu melesakkan bola ke gawang Bhayangkara menit ke 49.
Sejak kedudukan sama kuat itulah permainan Persib terlihat lebih stabil dan tenang. Sebaliknya anak-anak Bhayangkara justru sering terpancing emosi dengan beberapa kali pelanggaran.
Permainan sebenarnya sangat enak ditonton terutama oleh para supporter yang memenuhi stadion Sumpah Pemuda malam itu.
Wasit Nazmi Nasaruddin yang memimpin pertandingan ini memang terkesan “pelit” dengan kartu. Ada beberapa pelanggaran cukup keras pun tidak mendapatkan kartu kuning.
Permainan semakin ketat dna keras serta cepat. Pada menit 60, pemain Timnas senior Indonesia Beckham Putra akhirnya mampu menyumbang satu gol indah untuk timnya untuk membalikkan keunggulan dari tuan rumah.
Tendangan Beckham yang keras beberapa meter di luar kotak penalty sempat ditahan dengan kaki oleh pemain belakang Bhayangkara, namun sayangnya bola itu melenting ke sudut kiri atas gawang dan melewati jangkauan Savic Akil. 2-3.
Setelah membuat gol itu Beckham ditarik keluar dan diganti oleh pemain bertahan Persib. Meski demikian Persib tetap ngotot menambah kemenangan.
Akhirnya Adam Alis melengkapai gol Persib setelah mampu menyambut umpan dan menendang melewat penjagaan Savic Akil, 4-2.
Bhayangkara sempat membalas dengan dua gol di akhir pertandingan, yakni melalui kaki Dendi Sulistyawan dan Privat Mbarga. Namun kedua gol itu dianulir karena terdeteksi oleh wasit VAR sudah dalam posisi offside.
Dengan kemenangan ini Persib tetap menjaga asa untuk merengkuh hatrik Liga Super tahun ini dengan kolek nilai 69. Nilai ini sama dengan Borneo FC, namun selisih gol Persib lebih baik.
Usai pertandingan Bojan Hodack kepada wartawan mengatakan bahwa kemenangan ini diraih dengan kerja keras dan bisa melewati hadangan tuan rumah yang sangat kuat. “Kami telat panas di babak pertama sehingga tertinggal 2 gol. Namun kami memperbaikinya di babak kedua,” katanya.
Bojan juga mengecam permainan keras Bhayangkara FC terutama di babak kedua. Wasit mengeluarkan 4 kartu kuning, tiga diantaranya untuk pemain Bhayangkara FC dan 1 untuk Persib.
Bhayangkara FC : Frengky Missa (Menit 50'), Firza Andika (Menit 65'), Moussa Sidibé (Menit 79') dan Persib Bandung Uilliam Barros Pereira (menit 69).
Jadwal Persib Bandung berikutnya:
Tanggal Lawan Status Waktu
4 Mei 2026 PSIM Yogyakarta Kandang 15:30 WIB
10 Mei 2026 Persija Jakarta Tandang 15:30 WIB
17 Mei 2026 PSM Makassar Tandang 19:00 WIB
23 Mei 2026 Persijap Jepara Kandang 19:00 WIB
Jadwal Bhayangkara FC berikutnya:
Tanggal Lawan Status Waktu
4 Mei 2026 PSM Makassar Tandang 15:30 WIB
11 Mei 2026 Madura United Kandang 19:00 WIB
17 Mei 2026 Bali United FC Tandang 15:30 WIB
23 Mei 2026 PSBS Biak Kandang 19:00 WIB
(don)
Berikan Komentar