Mediasenior|Bandarlampung/PASI/15062026
----- Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
(PASI) Lampung, Dr Gunawan Raka, S.H., M.H. mengatakan sudah lega karena Surat
Keputusan (SK) kepengurusan Pengprov PASI Lampung dari PB PASI sudah terbit dan
ditangan.
Ini disampaikan Gunawan di kantor PB PASI di Jakarta,
Senin 15 Juni 2026 usai menerima SK PB PASI tersebut dari staf ahli Luhut
Binsar Panjaitan, Ketum PB PASI, Annisa Saumi Afira, didampingi Wasekum
Pengprov PASI Lampung Rudi Anthoni.
“Alhamdulillah, atas perhatian dan bantuan dari PB PASI, Bapak
Luhut Binsar Panjaitan, Ketum PB PASI melalui mas Singgih dan mbak Nissa bisa
memroses SK PASI Lampung demikian cepat. Hanya dalam tempo sepekan sudah turun.
Ini sebuah kepercayaan yang luar biasa kepada kami dari PB PASI. Selain itu
kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ketum KONI Provinsi Lampung, yang
sudah memberikan rekomendasi dengan cepat pula untuk PASI Lampung.” Katanya.
Setelah ini, lanjur Gunawan, PASI Lampung segera
melakukan pelantikan di pertengahan bulan Juli 2026, kemudian setelah itu
mengadakan rapat koordinasi provinsi (Rakorprov) untuk membahas berbagai
program strategis sebagai pendukung perjalanan pembinaan PASI Lampung menunju
Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di NTT-NTB.
“Seperti komitmen awal kami bahwa PASI bertekad untuk
melakukan pembinaan atlet secara berjenjang sesuai dengan keperluan terdekat.
Misalnya untuk menyiapkan atlet di PON 2028, kami sudah menyiapkan pola
pembinaan untuk para atlet yang diprediksi akan lolos limit ke PON tersebut.
Jadi pembinaan terfokus untuk mendorong para calon-calon peraih medali PON ini
secara khusus. Untuk atlet potensial lainnya tetap diperhatikan sesuai dengan porsi
masing-masing. Namun fokus adalah atlet PON 2028, karena ini yang sudah didepan
mata.” Kata Gunawan.
Kejurnas 2026
Agenda terdekat adalah Kejuaraan Nasional U-16, U-18 dan
U-20 di Jakarta, dan Lampung mengirimkan 21 atlet dari 3 kategori tersebut.
Dari jumlah atlet itu, ada dua atlet yang sudah masuk
limit nasional yakni Galuh Candra Hidayat, Nomor Lari 1500 Meter putra dan Novi
Anggun Lestari, Nomor Lari 400 Meter Gawang putri.
Keduanya juga sudah dipanggil ke pelatnas PB PASI beberapa
waktu lalu bahkan sudah diikutkan ke beberapa kejuaraan di ASEAN dan ASIA,
namun sementara dipulangkan karena alasan efisiensi.
“Dua atlet ini menjadi perhatian khusus kami, untuk nomor
Lari. Sementara ada atlet lain di nomor lain yang juga kami terus fokus untuk
peningkatan pencapaian terbaiknya. Maka dari itu, setelah Kejurnas dan juga
Porprov akhir tahun nanti, kami mulai fokus pada atlet yang lolos limit. Bisa
saja bertambah dari yang sudah ada, kita lihat hasilnya nanti,” uncap Gunawan.
Kejurnas ini juga menjadi acuan untuk pembinaan
berkelanjutan utamanya persiapan jangka panjang PON XXIII tahun 2032 di
Lampung-Banten. Namun utamanya yang sudah ready
di PON 2028.
Menggandeng Mitra
Terbitnya SK PB PASI juga memungkinkan bahwa PASI lampung
sudah bisa melakukan kolaborasi dengan mitra kerja lainnya diluar KONI Provinsi
Lampung untuk pembinaan atlet.
“Karena program kami juga akan menyentuh mulai dari usia
dini, maka kami perlu menggandeng berbagai pihak untuk mendukungnya. Jadi
nantinya para mitra kerja itu memiliki support
di beberapa nomor tertentu atau pada usia tertentu. Itu akan kami dalami nanti
di Rakorprov. Kami sudah siapkan rencana pembinaan jangka panjang, menengah dan
pendek. Tetapi saya ingin tahu terlebih dahulu, kenapa selama ini kita sulit
sekali berprestasi di PON. Dimana letak salah dan kelirunya. Baru kita bicara
ke depan yang terbaik bersama-sama,” tambah Gunawan.
Menggandeng mitra kerja, lanjut Gunawan, bukan hal yang
mudah. Karena semua harus selalu dibicarakan feedbacknya. Sehingga dalam sebuah kerjasama ada manfaat bagi kedua
pihak.
“Kayak misalnya bapak angkat. Bisa saja kita minta
teman-teman menjadi bapak angkat atletik dengan memilih beberapa atlet utama
sebagai anak asuhnya. Tetapi apa yang bisa kita berikan kepada mereka? Nah ini
yang harus kita pikirkan bersama-sama. Maka dari itu, komunikasi harus berjalan
baik dan semua bisa dikendalikan dengan baik, tidak boleh jalan
sendiri-sendiri. Maka akan tercapai tim yang solid untuk membuat prestasi kita
lebih baik,” terang Advokat Lampung itu.
PASI Lampung, lanjut Gunawan, akan memprioritaskan
hal-hal yang secara urutan waktu berlangsung lebih dulu, sehingg programnya
tidak tumpeng tindih. (hms)
Berikan Komentar