FOTO: ILUSTRASI MEDIASENIOR.ID
Mediasenior|Bandarlampung|05042026|Sport
---- Salah satu pegiat sepakbola wanita asal Lampung, Siti
Novita Sari muncul ke permukaan setelah PSSI melihat bakat dan kemampuannya
sebagai pelatih sepakbola putri. Sehingga PSSI mendorong Novita Sari untuk
membuat video cerita sukses (success story)
yang akan dikirim ke Federasi Sepakbola Dunia (Fédération
Internationale de Football Association|FIFA).
Saat beraudiensi dengan KONI Provinsi Lampung, disambut
baik oleh Ketua Umum Taufik Hidayat yang menyatakan dukungan dan apresiasinya
atas prestasi dan kemampuan ini.
“Kami sangat bangga kemampuan Novita Sari sebagai tenaga
pelatih penjaga gawang sepakbola putri menarik perhatian PSSI. Banyak pelatih
sepakbola, terutama pelatih kiper pria. Namun untuk pelatih wanita bisa
dibilang langka. Maka kami dari KONI Lampung sangat rencana pembuatan success story dalam karir Novita. Semoga
ini bisa mengesankan FIFA,” kata Taufik Sabtu, 4 April 2026 di Way Halim.
Karena, lanjut Taufik, peran pelatih sangat krusial dalam
meningkatkan prestasi, dan berharap kompetensi yang dimiliki Novita dapatkan
dari PSSI dapat ditularkan untuk membina atlet-atlet di Lampung," ujar
Taufik, Sabtu 4 April 2026.
Menurut Taufik, wanita kelahiran Gedung ram, Mesuji, 23
November 2005 ini bisa menjadi insiprator para pesepakbola putri Lampung,
terutama anak-anak mudanya, dan umumnya pesepakbola wanita di seluruh
Indonesia, bahwa sepakbola putri juga menjanjikan berbagai kesempatan
berketrampilan selain sebagai pemain sepakbola.
“Novita bisa menjadi inspirator, bahwa dalam sepakbola
putri bukan hanya tentang menjadi pemain saja. Tetapi bisa menjadi pelatih,
wasit, hakim garis, medis, match
commissioner (MC) dan sebagainya yang juga bisa memberikan penghasilan yang
baik.” Lanjut Taufik.
Target besar telah canangkan dengan rencana Provinsi Lampung menjadi tuan rumah PON ke-23 pada tahun 2032, sepak bola putri diproyeksikan menjadi salah satu cabang olahraga yang bisa diandalkan.

?"Persiapan harus dilakukan sejak sekarang secara
berkelanjutan. Kita punya waktu enam tahun untuk menggembleng bibit-bibit
prestasi agar pada saat Lampung menjadi tuan rumah, sepak bola putri kita mampu
bersaing di level nasional," tegas Taufik.
?Saat ini, klub sepak bola putri di Lampung didominasi
oleh tingkat mahasiswa. Ke depan, KONI berkomitmen untuk memberikan dukungan
lebih luas bagi klub-klub di level usia sekolah agar regenerasi atlet tidak
terputus. Melalui komunikasi intensif dengan para pelatih, KONI Lampung optimis
sepak bola putri akan menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Lampung.
Dikirim ke FIFA
Audiensi Novitasari ke KONI tersebut dalam rangka meminta
dukungan untuk pembuatan video success
story untuk dikirimkan ke FIFA, dimana pelatih yang berdomisili di Jl Pagar
Alam Kab. Mesuji Kec. Tanjung Raya, Gedung Ram, Mesuji ini akan diperkenalkan
pada FIFA oleh PSSI.
Profesi pelatih kiper wanita sepakbola memang masih
sangat langka di Indonesia, bahkan di dunia. Oleh karena dengan kegiatan itu,
Novitasari yang juga didukung PSSI dan beberapa penyokong diharapkan akan terus
mengikuti alur kepelatihan dan menjalankan lisensi hingga bisa menjadi pelatih
tim-tim nasional.(lis)
Berikan Komentar