Atlet Wushu Lampung Sumbang Medali Perak di Kejuaraan Dunia Junior 2026, Ini Harapan Abun

Atlet Wushu Lampung Sumbang Medali Perak di Kejuaraan Dunia Junior 2026, Ini Harapan Abun

Mediasenior|Bandarlampung|Wushu|28032026

---- Satu lagi kabar menggembirakan, satu atlet junior Wushu Lampung yang turut dalam tim nasional Wushu Indonesia di 10th World Junior Wushu Championships 2026 di Tianjin, Tiongkok.

Terfi Meisya, atlet Wushu kategori Girls Children Jianshu, yang turut dalam tim nasional tersebut berhasil meraih medali perak dengan nilai 8.480, berada di bawah atlet wushu asal Macau Wong Weng Ian yang meraih poin 8,496 jadi hanya terpaut 0,016 dengan peraih medali Emas itu.

Sementara di urutan ketiga ada atlet dari Jepang Hoshino Yuna dengan poin 8,466 disusul keempat ada atlet dari Vietnam Minh Phuong Nguyen dengan poin 8,463 kemudian di urutan yang kelima ada Anna Zablock A dari Latvia.

Terfi adalah siswi SD Negeri 2 Sawah Brebes Bandarlampung dari Sasana Xiao Yao Lampung dengan pelatih Ardyan Mahaddi. Terfi mengikuti kejuaraan ini sejak 23-31 Maret 2026 Tianjin Olympic Center Gymnasium, Tianjin Tiongkok.

Kejuaraan dunia ini diikuti lebih dari 1.100 peserta dari 78 negara dan wilayah, termasuk tim nasional Indonesia yang mengirimkan 24 atlet untuk berkompetisi.

Menurut laman Wushu Internasional, tujuan kejuaraan ini juga sebagai ajang persiapan dan seleksi skuat untuk Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games) Dakar 2026.


Ketua Umum Wushu Indonesia Provinsi Lampung, Indra Halim, menyampaikan rasa syukur bahwa atlet muda Lampung yang berprestasi di Internasional muncul kembali, dimana sebelumnya juga ada atlet Lampung yang turut menyumbang medali di kejuaraan dunia.

“Terima kasih pencapaian Terfi memberikan semangat kita semua untuk terus berlatih dan mengejar prestasi nasional dan internasional. Tentu Pengprov Wushu Lampung menyampaikan apresiasinya kepada atlet dan pelatih serta orang tua atlet, yang telah memberikan sumbangsih sehingga bisa mencapai prestasi ini.” Kata Abun, panggilan akrab Indra Halim.

Pencapaian ini, lanjut Abun, merupakan kerja keras atlet dan pelatih yang patut diberikan apresiasi agar tetap terus terjaga sampai pada waktunya Lampung menjadi tuan rumah PON XXIII tahun 2032.

“Tahun 2032, Lampung menjadi tuan rumah PON, diharapkan beberapa atlet Wushu Lampung di kategori anak-anak ini sudah masuk di kategori junior ata ada yang senior. Diharapkan prestasi ini juga memacu adrenalin atlet lain untuk berlatih lebih keras lagi, agar bisa menjadi penyumbang medali untuk Lampung,” katanya.

Tim Indonesia terdiri dari 24 atlet muda terbaik hasil seleksi nasional yang disiapkan oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI). Para atlet berkompetisi dalam disiplin Taolu (jurus) dan Sanda (pertarungan).
Berikut nama 24 atlet Indonesia yang dikirim oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) untuk berkompetisi di 10th World Junior Wushu Championships 2026 di Tianjin, Tiongkok:

Taolu (Junior A)

1. Noah Daiki Santoso (Jawa Tengah)

2. Abbas Abdullah Lutfi (DKI Jakarta)

3. Asael Christo Jacob Rondonuwu (DKI Jakarta)

4. Vini Nur Azizah (Jawa Timur)

5. Utiqo Romadhona Ummi Auna (Jawa Timur)

6. Mehrunnisa Nazeeha Migirusan (Jawa Barat)

Junior B

1. Leonardo Kimi Anggoman (Jawa Tengah)

2. Bradley Jason (Jawa Timur)

3. Clara Abigail (Jawa Timur)

4. Piper Danielle Tirto (Jawa Timur)

Junior C

1. Zivan Abimanyu Rasendria (Jambi)

2. Kay Jayden Rondonuwu (DKI Jakarta)

3. Jenny Ngaserin (DKI Jakarta)

4. Terfi Meisa (Lampung)

Sanda

1. Elang Wijaya Panjaitan (42 kg/Jambi)

2. Zidan Al Malik Angkat (45 kg/Jawa Tengah)

3. Muhammad Khayrullah Susilo (48 kg/DKI Jakarta)

4. Kiemas Sakti Negara (52 kg/Jawa Tengah)

5. Shaddam Achmad Assegaf (60 kg/Jawa Tengah)

6. Randy Putra Akbar (65 kg/Jawa Tengah)

7. Rafael Samuel Siagian (70 kg/Sumatera Utara)

8. Adriana Rosa Aurelia Putri (48 kg/Jawa Tengah)

9. Elvina Marwa Joanda (52 kg/Jawa Tengah)

10. Sania Silma Faridah (56 kg/Jawa Tengah)

(don/WI)

Berikan Komentar