Mediasenior|Jakarta|IBCA|21112025
----- Luar Biasa. Itu kata yang tepat untuk prestasi yang
diraih anak-anak muda dari cabang olahraga anggaota baru KONI provinsi Lampung,
Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) mengejutkan
dengan prestasi pada Kejurnas perdananya di Mako Brimob, Kelapa Dua Jakarta, 18-21 November 2025.
Lampung yang mengirim 9 atlet, mampu memborong 7 medali emas dari beberapa kelas yang diikutinya. Dua peserta lainnya meraih 1 Perak dan 1 Perunggu. “Jadi semua atlet yang kami kirim mendapatkan medali. Emas, Perak dan Perunggu.Alhamdulillah, namun mohon sabar kami masih merekap hasil-hasilnya, nanti kami susulkan,” kata Unggul Sekum IBCA MMA Lampung via selulernya Jumat 21 November 2025, sore.
Uunk, panggilan akrab Unggul, mengatakan bahwa ini
merupakan pengalaman perdana bagi atlet IBCA MMA Lampung di kejuaraan besar dan
tarafnya nasional.
“Kami cabang olahraga baru yang tentu masih serba meraba
kekuatan lawan. Karena di Kejurnas kali ini juga diikuti campuran dari personil
TNI dan POLRI, dengan kelas masing-masing. Maka dari itu kami cukup bangga bisa
meraih prestasi sejauh ini. Terima kasih doanya masyarakat Lampung, dan ucapan
terima kasih kepada Ketua Umum KONI Lampung bapak Taufik yang memberikan
dorongan moril kepada kami,” tutur Uunk.
Kejurnas ini menjadi salah satu bagian pembuktian dari prestasi
hasil dari latihan selama ini, dimana Lampung sebagai salah satu kontestan
menunjukkan eksistensi dan kekuatannya.
“Ini buakn menjadikan kami besar kepala. Justru ini
menjadi tantangan awal kami untuk pembinaan ke depan. Sepulang dari Kejurnas,
kami harus tetap bekerja keras untuk bertahan dengan prestasi yang lebih baik,”
tambah Uunk.
Tiket PON
Sementara itu Ketua IBCA MMA, Ahmad Kurniawan, menyambut
prestasi ini dengan bersyukur. Karena sebagai anggota baru KONI Provinsi
Lampung, IBCA MMA akan berusaha menjadi pilar untuk memperkuat perjuangan
kontingen Lampung pada kejuaraan multy event seperti PON.
“Alhamdulillah. Anak-anak memiliki komitmen tinggi untuk
berprestasi. Ini membuktikan bahwa saat kami beraudiensi dengan Ketum KONI
Lampung, bapak Taufik, kami ditanya apakah siap dengan atlet untuk PON Beladiri
2026. Kami menyatakan siap. Dan ujicobanya di Kejurnas ini,” tutur Kurniawan.
Pengurus, lanjut Ahmad Kurniawan, hanya memberikan
motivasi untuk menyemangati anak-anak saat akan berangkat Kejurnas bahwa
siapapun yang mendapatkan medali emas di Kejurnas akan bebas dari seleksi dan
langsung akan dikirim ke PON Beladiri.
“Itu saja yang kami sampaikan. Reward pengurus untuk
atlet adalah memberikan kesempatan untuk dikirim ke PON Beladiri awal tahun
2026 nanti bagi yang meraih medali emas. Artinya, dengan tujuh medali emas ini,
maka kami sudah memastikan setidaknya akan mengirimkan 7 atlet tersebut yang
bebas seleksi. Tetapi kelas lain masih terbuka dong,” tambah Kurniawan.
Saat ini IBCA MMA Lampung memiliki lebih dari 20 atlet
putra dan putri dari berbagai usia dan latar belakang. Ada yag masih pelajar
SMP dan SMA, serta ada dari umum yang sudah lebih dewasa.
“Atlet kami cukup banyak yang siap tanding. Artinya mereka
memiliki keinginan untuk memilih olahraga tarung bebas ini karena lebih flexible.
Memang ada yang pernah ikut Pencaksilat, Boxing dan olahraga lain. Namun yang
muda-muda rata-rata masih murni. Tarung bebas menjadi incaran mereka untuk
bergabung dengan sukarela. Maka inilah modal utama kami untuk membina mereka,”
tambahnya.
Sepulang dari Kejurnas, atlet akan terus dipantau untuk
menjaga fisik dan motivasi agar dalam enam bulan terakhir terus berlatih untuk
menjaga agar kebugaran tetap stabil.
Atlet Lampung yang terdiri dari beberapa atlet dari
kabupaten dan kota berlatih di markas masing-masing, dan untuk di Bandarlampung,
tempat latihan di Jalan Pulau Sebesi Bandarlampung.
Kejurnas ini diikuti 20 Provinsi se Indonesia dandengan 516 atlet putra dan putri dengan mempertandingkan tidak kurang dari 24 kelas. (don)
Berikan Komentar