Mediasenior|Bandarlampung|Sport|26032025
--- Kekalahan telak 1-5 dari Asutralia lima hari
sebelumnya, seolah sudah terlupakan oleh para laskar di Tim nasional Garuda,
Indonesia. Buktinya, melawan Bahrain di Gelora Bung Karno, Selasa 26 Maret 2025
malam, Rizky Ridho dan kawan-kawan tampil spartan dan memenangi pertandingan
1-0 atas Bahrain, meski dengan susah payah.
Usaha yang dilakukan para pemain untuk mengeliminir “cibiran”
pada pertandingan sebelumnya hanya dengan kemenangan itu. Dan mereka bukti.
Dua pemain asli Indonesia malam itu tampil luar biasa
yakni Rizki Ridho dan Marselino Ferdinan. Rizki menjadi jangkar pertahanan yang
sangat kokoh di barisan belakangan yang tentu mencatatkan lebih dari tiga kali
penyelamatan melalui kemampuan reading
the game yang makin matang.
Dengan memotong umpan-umpan terobosan para pemain Bahrain
yang sebenarnya malam itu bermain sangat bagus juga. Sementara Marselino
memberikan satu assist bersejarah yang kelak akan terus diingat sebagai salah
satu faktor atau alasan menuju ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko
dan Kanada.
Ini bukti, bahwa gembar-gembor harga bandrol pemain
diaspora Indonesia cukup mahal bisa menunjukkan kualitasnya. Meskipun belum
setara Eropa kualitas 2 sekalipun.
Pembuktian menang melawan Bahrain bukanlah istimewa
memang, karena Indonesia seyogyanya juga pernah memenangi pertandingan lawan
Bahrain di kandang mereka, yang akhirnya dirampok wasit dan menjadi aib hingga
saat ini.
Jika waktu itu wasit bertindak fair, mungkin Indonesia
saat ini sudah pada posisi yang lebih baik, bahkan bisa saja di peringkat 2,
yang saat ini dihuni Australia.
Menang melawan Bahrain memang bukan lah istimewa tapi
penting demi poin menuju babak play-off di putaran ke-4 kualifikasi ini. Ini
penting untuk membuka peluang sebagai peserta Piala Dunia 2026 itu.
Meskipun masih ada dua tim yang harus dihadapi “Garuda”
yakni China dan Jepang. Satu pertandingan di kandang, melawan China juga
menjadi target 3 poin oleh pasukin Patrik Kluivert dan tim.
Namun melawan Jepang akan sangat sulit, apalagi akan
bermain di kandang Jepang. Maka bidikan utamanya adalah China di GBK harus poin
penuh. Dengan demikian poin akhir Indonesia adalah 12.
Meskipun Jepang sudah pasti lolos, namun tidak mungkin
Jepang akan memberikan peluang kepada lawan-lawan terakhir mereka untuk memetik
kemenangan. Namun Jepang baru saja ditahan Arab Saudi 0-0, dan Australia
membekuk China 2-0.
Artinya Jepang dan Australia memiliki poin yang cukup
untuk mengunci peringkat yang lolos langsung dari grup C Asia ini. Tinggal dua
tempat di peringkat 3 dan 4 yang akan diperebutkan oleh 4 tim, yakni Arab
Saudi, Indonesia, Bahrain dan China.
Tanpa mendahului kehendak Tuhan, Indonesia bisa lolos
jika mampu mengambil angka penuh di dua pertandingan terakhir, dan berharap
Australia mengalami kekalahan di dua pertandingan terakhirnya yakni Arab Saudi
dan Jepang. Pada 5 Juni 2025, akan menjamu Jepang dan tanggal 10 Juni 2025 the Socceross akan bertandang ke Arab
Saudi. Jika dua pertandingan Asutralia menang, maka mereka mendampingi Jepang
ke Piala Dunia secara langsung. Namun jika kalah atau seri akan terancam juga.
Sementara kans juga masih terbuka untuk Bahrain dan Arab
Saudi yang masih menyisakan dua partai pertandingan akhir.
Pada klasemen sementara setelah pertandingan ke-8,
Indonesia saat ini berada di posisi ke-4 dengan 9 poin, dibawah Arab Saudi
dengan 10 poin, Asutralia dengan 13 poin dan Jepang dengan 20 poin.
Selamat berjuang Garuda terbang tinggi. (tim)
Berikan Komentar