Mediasenior|Bandarlampung|Petanque|19052026
---- Seolah-olah seperti sebuah ledakan. Cabang olahraga
yang selama ini tidak terdengar ingar bingarnya, hari ini seolah meledak dengan
rencana dan program menjelang Pekan Olahraga nasional (PON) 2028.
Ini terungkap saat beberapa Pengurus Provinsi (Pengprov)
Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Lampung beraudiensi dengan Ketua
Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, Selasa 19 Mei 2026 di ruang
kerjanya.
Kepala Bidang Organisasi FOPI Provinsi Lampung, Rizky
Yuliandra menyampaikan adanya kesempatan untuk bisa meraih medali di PON 2028.
“Selama ini kami terus bergerak untuk merekrut atlet dari
mahasiswa di berbagai kampus di Lampung, dan kami optimistis melihat peluang
yang ada dalam hal berburu medali di PON 2028 nanti,” kata Rizki.
FOPI Lampung, lanjut Rizki, didukung oleh sumber daya
yang cukup mumpuni, termasuk 3 wasit tingkat nasional dan 5 wasit tingkat
provinsi.
“Di FOPI Lampung juga terdaftar atlet, tak kurang dari 132
putra dan putri yang tersebar di empat kampus besar, yaitu Universitas Lampung
(Unila), Institut Teknologi Sumatera (Itera), Universitas Teknokrat Indonesia,
dan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP).” Tambahnya.
Rizky mengungkapkan bahwa ada 13 nomor yang akan
dipertandingkan di PON. Namun FOPI Lampung secara optimis target antara dua dan
tiga medali pada tahun 2028.
?"Target kami ada tiga medali Emas, terutama
mengandalkan nomor Triple dan double mix. Sesuai arahan Ketua Umum KONI, agenda
terdekat kami adalah fokus berkoordinasi dan konsolidasi ke daerah-daerah agar Petanque
bisa ikut ambil bagian, minimal di nomor ekshibisi pada Porprov
mendatang," ungkapnya.
Nomor Beach
Sementara Bayu, menambahkan bahwa peluang juga terbuka
pada nomor pantai atau Beach Petanque.
“Ada peluang lain yang terbuka yakni di nomor pantai.
Karena nomor ini sudha dipertandingkan juga di Bali beberapa waktu lalu di
tingkat Asean. Jika melihat banyaknya pantai di Lampung, tentu kita harus
optimis dan bisa memaksimalkan keunggulan ini untuk bisa menggelar nomor-nomor
utama kita,” katanya.
Terkait persiapan menjadi tuan rumah PON tahun 2032, maka
FOPI Lampung akan terus melakukan pendekatan kepada PB FOPI agar kelak Petanque
bisa dipertandingkan di Lampung. Dengan demikian banyak peluang yang bisa
diraih dalam hal perburuan medali.
Sementara itu Ketua Umum Koni Provinsi Lampung, Taufik
Hidayat, mengatakan bahwa FOPI memang bukan olahraga unggulan di Lampung, namun
tetap akan didorong dan dimaksimalkan untuk menjadi kekuatan di PON, baik 2028
maupun saat menjadi tuan rumah 2032.
“Petanque memiliki kans besar untuk bisa meraih medali.
Saya yakin kepada para pengurus FOPI untuk terus berupaya mensejajarkan dengan
cabang olahraga unggulan lain yang selama ini menjadi tulang punggung kontingen
Lampung. Dan Petanque juga memiliki kemampuan untuk itu dikawal para pengurus
muda di seluruh Lampung,” ungkap Taufik.
Namun Taufik menekankan agar dalam waktu dekat ini,
pengurus FOPI Lampung melakukan konsolidasi ke dalam organisasi secara massif termasuk
ke seluruh Kabupaten dan Kota di provinsi Lampung.
“Pretsai FOPI di POMNAS sudah membuktikan bahwa Lampung
memiliki potensi atlet berkualitas. Kedepan dari kekuatan atlet mahasiswa dapat
dimaksimalkan. Apalagi di beberapa perguruan tinggi sudah memiliki lapangan
yang memadai. Kami mengimbau untuk segera aktif membangun prestasi
atlet-atletnya.” Pesan Taufik.
?Terkait peluang petanque untuk dipertandingkan dalam
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Taufik menjelaskan adanya regulasi ketat yang
harus dipenuhi. Sesuai kesepakatan, sebuah cabor minimal harus memiliki
kepengurusan yang sah dan terverifikasi di 8 kabupaten/kota.
?"Hasil verifikasi kemarin, FOPI baru resmi ada di Kota Bandar Lampung dan Lampung Selatan. Di kabupaten lain belum terverifikasi dan datanya belum masuk ke KONI setempat. Ini mungkin karena masalah organisasi. Kami minta Pengprov FOPI segera konsolidasi internal untuk mengaktifkan kepengurusan daerah. Kalaupun nanti diajukan sebagai ekshibisi di Porprov, peluang itu mungkin saja, tetapi dahului dengan konsolidasi tersebut," tegasnya. (tim)
Berikan Komentar