Sinergi Industri dan Prestasi, Intan Grup Sokong Atlet Lampung di Jatim Open 2026

Sinergi Industri dan Prestasi, Intan Grup Sokong Atlet Lampung di Jatim Open 2026

Mediasenior|Bandarlampung|Atletik|28042026

---- Makin Menjanjikan. Sektor industri kembali menunjukkan perannya dalam pembinaan olahraga dalam berbagai skala. Salah satu buktinya adalah berkenannya bos Intan Group, Jeremy Gozal, secara resmi menyatakan dukungan penuh bagi kontingen atletik Lampung yang akan berlaga di ajang bergengsi Jatim Open 2026.

Langkah ini mempertegas komitmen Intan Group Athletics Training Center (IG-ATC) dalam melahirkan tunas-tunas juara dari Bumi Ruwa Jurai.

Dalam pelepasan kontingen di Hotel Grand Anugerah, tim atletik Lampung dilepas secara resmi oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Provinsi Lampung, Suhaimi. 

Dalam momentum tersebut, Mr Emix, panggilan akrab Suhaimi menitipkan pesan mendalam agar para atlet tidak hanya mengejar medali, tetapi juga menjaga marwah dan nama baik Provinsi Lampung di kancah nasional.

"Pembinaan olahraga tidak bisa berjalan sendiri. Perlu keterlibatan industri agar lebih masif, sejalan dengan semangat 'KONI Lampung Sinergi untuk Prestasi'," tegas Suhaimi, yang juga menjabat sebagai President Club IG-ATC Lampung, didampingi Ketua Harian Nico Ardian.

Target di Surabaya

Kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Lapangan Oentoeng Pudjadi, Universitas Negeri Surabaya, ini menjadi tolok ukur penting bagi atlet-atlet daerah. Didampingi manajer Andre Hari Wibowo dan pelatih Okriyandi, IG-ATC Lampung mengirimkan empat pendekar atletik pilihan yakni Hafizh Husein Al-Ja'di (U-18): Spesialis jalan cepat 5.000 meter, Dedi Yusuf (Senior) andalan di nomor lontar martil, Malik Ibrahim (Senior), turun di nomor lempar cakram dan lontar martil. Lalu Landricus Bryant Vrilliyano (U-18), Sprinter berbakat di nomor 100 meter dan 110 meter gawang.

Dengan kombinasi atlet senior berpengalaman dan talenta muda potensial, tim ini mematok target optimis membawa pulang dua medali emas ke Lampung.

Visi Jangka Panjang 

Bagi Jeremy Gozal, dukungan ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan investasi sosial untuk masa depan putra daerah. Melalui IG-ATC, pihaknya telah menyiapkan skema pembinaan yang komprehensif, mulai dari uang pembinaan bulanan bagi atlet unggulan hingga penyediaan sarana latihan yang mumpuni.

“Kami ingin membangun ekosistem atletik yang berjenjang dan berkelanjutan. Target besar kami adalah melahirkan atlet yang mampu berbicara banyak di level nasional, khususnya menuju PON 2028 NTB–NTT,” ujar Jeremy Gozal.

Keikutsertaan di Jatim Open 2026 ini diharapkan menjadi batu loncatan penting bagi tim IG-ATC Lampung untuk membuktikan bahwa kolaborasi antara dedikasi atlet dan dukungan sektor swasta mampu menciptakan prestasi yang membanggakan bagi Lampung di panggung nasional. (lis/tim)


Berikan Komentar