Mediasenior|Bandarlampung|Sport|27042026
----- Gedung Olah Raga (GOR) Saburai adalah bagian dari sejarah perjalanan panjang olahraga Lampung, sejak didirikan tahun 1970-an di kawasan Enggal Bandarlampung.
Namun GOR Saburai seolah hilang ditelan bumi, sejak dikabarkan akan dipindahkan dari tempatnya semula, ke kawasan PKOR Way Halim Bandarlampung.
Rasa kehilangan itu semakin akut, menjelang digelarnya berbagai iven skala nasional, dimana Lampung bertindak sebagai tuan rumah mulai dari yahun 2027 ada Pekan Olahraga Nasional (Pornas) untuk kalangan Korpri, Porwanas (Pekan Olahraga Wartawan Nasional) dan pada 2032 akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) regular.
Dengan demikian masyarakat olahraga Lampung sangat berkepentingan untuk dapat memanfaatkan gedung yang memiliki catatan sejarah panjang prestasi para juara di Lampung itu, dimana di GOR Saburai lah lahir para atlet berkaliber nasional dan internasional dari Lampung.
Terkait dengan itu, Wakil Ketua Umum II bidang Binpres dan Sarpras KONI provinsi Lampung, Riagus Ria mempertanyakan kappa gedung itu bisa siap dipergunakan untuk kegiatan olahraga, baik latihan maupun pertandingan.

“Harapan kami jelas, pembangunan GOR baru harus segera direalisasikan. Saat ini atlet kita kekurangan tempat latihan yang representatif,” kata Riagus di ruang kerjanya, Senin 27 April 2026.
Baru Tiang Pancang
Seperti diketahui, pembangunan GOR Saburai yang dipindahkan ke kawasan PKOR way Halim, hingga saat ini baru sampai tiang pancang yang dipasang. Namun sudah beberapa bulan terkahir progresnya tidak signifikan.
Kondisi ini menurut riagus dipastikan menghambat persiapan atlet yang membutuhkan fasilitas memadai untuk meningkatkan prestasi, karena saat ini Lampung memang sangat kekurangan gedung-gedung untuk berlatih olahraga prestasi terutama untuk cabang olahraga Beladiri yang berjumlah lebih dari 12 cabang olahraga.
“KONI juga telah mengusulkan kepada pemerintah daerah agar segera menindaklanjuti komitmen pembangunan tersebut. Terlebih, aset GOR Saburai merupakan milik pemerintah daerah yang prosesnya telah melalui pembahasan bersama DPRD dan Pemerintah. Kami menagih janji agar gedung olahraga pengganti segera dibangun. Ini penting untuk kepentingan pembinaan dan latihan atlet Lampung,” tegasnya.
KONI Lampung, lanjut Riagus, menekankan bahwa kesiapan infrastruktur olahraga menjadi faktor krusial dalam menghadapi berbagai even besar. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, dikhawatirkan performa atlet akan terdampak.
Sementara di lokasi GOR Saburai Enggal bandarlampung saat ini sudah dibangun Masjid Al-Bakri, dan sudah dapat diakses sejak akhir tahun 2025. Sedangkan GOR Saburai sendiri justru mandeg. (lis/tim)
Berikan Komentar