Mediasenior|Bandarlampung|berkuda|25042026
----- Kejuaraan berkuda memanah yang dihelat oleh Octavian Equestrian Centre Bandarlampung berhasil menarik perhatian 220 lebih peserta dari berbagai usia yang berasal dari 3 provinsi Palembang, Banten dan Lampung.
Kejuaran yang bertitel Horsback Archery League 2026 itu digelar di Octavian Equestrian Centre, Jalan Wan Abdurahman, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, Sabtu 25 April 2026.
Ketua Panitia Penyelenggara Horseback Archery League 2026, Rivico Octavia menjelaskan bahwa kejuaraan ini adalah memanah di atas kuda untuk hari pertama dan hari kedua adalah kelas shooting. Untuk peserta sendiri berjumlah 228 orang, yang berasal dari beberapa daerah seperti Banten, Palembang, dan Lampung.
Dalam kejuaraan ini di lombakan beberapa nomor diantaranya untuk nomor On Horse katagori Begginer Class (U-12), Begginer Class (Umum) dan Profesional Class.
Untuk Ground Archery, kategori Pelajar U-9, Pelajar U-12, Pelajar U-15, Kategori putri umum dan kategori putra umum. Hari pertama dilombakan untuk On Horse dan hari kedua (Minggu) dilombakan Ground Archery.
Menurut Viko, Octavian Equestrian Centre merupakan pusat latihan yang bisa dikunjungi baik oleh atlet dan masyarakat umum. Dimana untuk berlatih telah disediakan arena indoor dan outdoor, dan terdapat banyak kuda yang bisa dipergunakan.
Belajar naik Kuda
Terkait keberadaan Stable Octavian yang ada di Jalan Wan Abdurrahaman Batu Putu, Vico menyampaikan informasi bahwa di sini juga boleh dikunjungi masyarakat umum yang ingin belajar naik kuda, pada saat tidak ada kegiatan resmi lomba dan lain-lain.
"Di Octavian Equestrian Centre juga harganya sangat terjangkau. Dan bagi para pemula yang ingin mencoba olahraga berkuda pun bisa, karena disiapkan pelatih yang bisa mengajari, dan bisa membimbing dari awal," ucap Fiko.
Masih Ada Waktu
Sementara itu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat, mengapresiasi kejuaraan yang digelar oleh Pordasi Memanah Berkuda ini. Menurutnya, kejuaraan ini merupakan ajang pembibitan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
"Ajang ini bagus sebagai sarana uji kemampuan dan persiapan menuju ajang yang lebih tinggi yaitu PON 2028 mendatang. Tentu kita berharap akan muncul atlet-atlet berprestasi dari kejuaraan ini," kata Taufik, saat diwawancara.
Lebih lanjut Taufik menjelaskan, pada PON sebelumnya atlet berkuda Lampung berhasil meraih medali perak. Ia berharap saat Lampung menjadi tuan rumah PON pada 2032 mendatang, Lampung bisa meraih medali emas dari cabang olahraga berkuda.
"Ini kan waktunya masih sekitar 6 tahun lagi. Tentu kita optimis berkuda bisa meraih banyak medali, terutama medali emas. Kita juga berencana akan membangun sarana latihan berkuda, yang diperuntukan sebagai tempat latihan para atlet," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Lampung, Meiry Hairika mengungkapkan, bahwa pemerintah mengapresiasi gelaran Horseback Archery Lampung yang digelar sebagai ajang pembinaan atlet berkuda memanah di Lampung.
"Pak Gubernur sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan pembinaan atlet, khususnya berkuda memanah. Diharapkan atlet berkuda memanah dapat meraih medali pada ajang yang lebih tinggi seperti PON," ungkapnya. (tim)
Berikan Komentar