Mediasenior|Bandarlampung|Sepakbola|18032026
---- Sepanjang sejarah digelarnya kejuaraan internasional
paling akbar, Piala Dunia (World Cup), rasanya tahun 2026 menjadi titik
perubahan baru format Piala Dunia dengan mengusung berbagai perubahan yang
ditengarai sebagai satu perkembangan baru dengan perubahan yang revolusioner
oleh banyak pengamat sepakbola dunia.
Indonesia, meski gagal melangkah ke putaran Piala Dunia 2026, Indonesia, terutama rakyat Indonesia tetap akan sangat menanti-nantikan gelaran putaran final Piala Dunia ini.

Satu yang cukup menarik lagi adalah host penyiaran seluruh
pertandingan PD ini adalah TVRI, yang parti akan lebih luas jangkauan siarannya
dibandingkan yang lain. Artinya semakin banyak rakyat Indonesia yang akan
kebagian menonton Piala Dunia 2026.
Apa saja yang baru di Piala Dunia kali ini?
Berikut kita ikuti berbagai data yang dihimpun mediasenior.id
dari berbagai sumber diantaranya media-media sepakbola duni, termasuk fifa.com.
Penyisihan Grup
Penyelenggaranya 3 negara berbeda yakni Amerika Serikat,
Kanada dan Meksiko, dengan jumlah peserta tim nasional dari 48 negara di lima
benua yakni Amerika, Asia, Afrika, Eropa dan Australia. Piala Dunia sebelumnya
hanya diikuti 32 negara saja.
Dengan format 12 Grup yang masing-masing grup ada
4 negara, ini sebenarnya menggantikan
rencana awal yang sempat mengusulkan 16 grup berisi 3 tim demi menjaga
integritas olahraga.
Babak gugur system baru untuk menuju
32 besar, selain dua tim teratas dari tiap
grup, ada 8 tim peringkat ketiga
terbaik yang akan melaju ke babak
sistem gugur (knock out).
Artinya dengan 2 tim teratas dari
setiap grup saja baru mendapatkan 24 tim, di tambah 8 tim peringkat 3 terbaik
sehingga memunculkan babak baru, yaitu Babak 32 Besar.
Rekor
Pertandingan
Jumlah pertandingan juga melonjak,
dari Piala Dunai sebelumnya ada 64 pertandingan, maka kali ini akan disajikan
104 pertandingan sejak babak penyisihan grup sampai final.
Dengan demikian durasi turnamen ini lebih panjang, karena akan berlangsung selama 39 hari (11
Juni – 19 Juli 2026), menjadikannya Piala Dunia dengan durasi terlama sepanjang
sejarah.
Ada juga
secara teknis yang baru dalam pertandingan dimana International Football Association Board (IFAB) memperkenalkan perubahan aturan terkait lemparan ke dalam dan tendangan gawang yang akan mulai diuji coba secara luas di turnamen ini.
Siapa IFAB ini? IFAB adalah
singkatan dari International
Football Association Board. Lembaga ini adalah badan internasional
yang bertanggung jawab untuk menentukan, mengubah, dan memelihara Aturan
Permainan (Laws of the Game)
dalam sepak bola di seluruh dunia.
Meskipun FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) yang
menyelenggarakan turnamen seperti Piala Dunia, FIFA tidak bisa mengubah aturan
permainan sendirian tanpa persetujuan dari IFAB.
Nah untuk terus memanaskan dan
menajamkan tayangan Piala Dunia yang ditunggu bersama-sama, ikuti terus
artikel-artikel seputar Piala Dunia, di mediasenior.id.
(to be continued)
Berikan Komentar