Mediasenior|Bandarlampung|Wushu|17022026
---- Ketua Pengprov Wushu Indonesia (WI) Lampung, Indra
Halim mengatakan bahwa perkembangan cabang olahraga Wushu di Lampung mulai
dirasakan bisa menjadi satu alternative cabang olahraga beladiri perorangan
yang digemari.
Apalagi saat ini Wushu sudah masuk dalam program Ekstra
Kurikuler (Ekskul) di mayoritas sekolah di Lampung, sehingga Wushu sangat
mungkin menjadi olahraga yang digemari generasi muda.
Ini disampaikan Indra halim atau lebih akrab disapa Abun,
saat berbuka puasa bersama dengan seluruh pengurus, pelatih, dan atlet, yang
digelar di Chandra Inn Resto, Bandar Lampung, Selasa 17 Maret 2026.
"Puji syukur kita bisa menggelar kegiatan buka bersama
dengan para pengurus, pelatih, dan atlet. Ini merupakan ajang silaturahmi dan
memperkuat suasana kekeluargaan didalam Wushu Lampung," kata Indra Halim.
Buka bersama ini merupakan acara rutin tahunan, yang
sekaligus ajang silaturahmi dan memperkuat hubungan antara pengurus, pelatih,
dan atlet.
"Jadi di Wushu Lampung ini semuanya memang sangat
dekat dan tanpa jarak. Ini yang membuat wushu Lampung selalu kompak,"
ungkapnya.
Meskipun dalam suasana Ramadan, lanjut Abun, para atlet
tetap rutin berlatih di sasana masing-masing. Atlet wushu, berasal dari banyak
agama, terutama Islam. Jadi meskipun berpuasa, para atlet ini tetap bersemangat
dalam berlatih.
Toleransi
"Dengan toleransi tinggi keluarga besar Wushu
Lampung yang tersebar di Provinsi Lampung, dan kabupaten kota, memang terbuka
bagi semua orang. Sekarang, di setiap sekolah sudah memiliki kegiatan ekstra kulikuler
dengan pilihan olahraga Wushu. Menjadikan olahraga ini mulai mengakar dan
dicintai banyak orang," jelasnya.
Dia berharap dengan masuk ke program sekolah, maka alternatif
untuk mendapatkan atlet sangat besar dengan kuantitas cukup banyak.
“Sehingga ke depan kita akan terus melakukan pembinaan
yang kompetitif untuk memperoleh hasil dan menelorkan prestasi nasional maupun
internasional. Atlet Wushu Lampung hingga saat ini telah banyak menorehkan prestasi,
bahkan bisa menyumbangkan medali untuk provinsi Lampung dan Indonesia seperti
Zahro, misalnya,” tambah Abun.
Abun berharap kedepan akan banyak terlahir kembali
bibit-bibit atlet Wushu mulai dari usia dini yang mampu mengharumkan nama
Lampung, dan Indonesia kembali. “Dalam waktu dekat kita akan mengirimkan atlet
lagi dalam kejuaraan di China.” Ujarnya.
Ia berpesan kepada seluruh atlet untuk terus berlatih dan
mengasah kemampuan untuk menghadapi berbagai ajang baik lokal maupun nasional.
Hadir dalam acara ini wakil ketua Bidang Kerjasama Antar
Lembaga KONI Provinsi Lampung AM Harahap, Sekretaris Pengprov WI Lampung
Mursalin Lamo, Pelatih Wushu Lampung Khairil Anas, peraih medali perunggu Pekan
Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut Wushu putri kategori Sanda - Kelas 52 Kg -
A. Zahro, dan beberapa personil pengurus lainnya. (tim)
Berikan Komentar