PTMSI Lampung Kerja Keras Bangun Pondasi Pembinaan dan Prestasi Nasional

PTMSI Lampung Kerja Keras Bangun Pondasi Pembinaan dan Prestasi Nasional

Mediasenior|Bandarlampung|Olahraga|15032026

---- Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lampung, selama setahun belakangan ini sudah melakukan kerja keras untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan untuk atlet-atlet prestasi utamanya dalam berkompetisi secara nasional.

“Kepengurusan ini baru berjalan satu tahun, kami belum berbuat banyak. Namun kami berusaha untuk terus melakukan pembinaan dan membuktikan dengan prestasi. Bersama kawan-kawan, Pengprov dan Pengkab-Pengkot PTMSI seluruh Lampung terus bekerja dan berkomunikasi untuk terus melakukan pembinaan yang terbaik saat ini,” ungkap Ketum PTMSI Lampung, Juwita Hasan saat berbuka bersama pengurus Pengkab dan Pengkot PTMSI di POP Hotel, Minggu 15 Maret 2026.

Juwita mengatakan bahwa PTMSI bertekad untuk terus berbenah dan melakukan penertiban organisasi, untuk bisa melakukan pendataan atlet-atlet di berbagai usia, sehingga tujuan untuk melakukan regenerasi atlet Lampung akan terjaga dengan baik, berjenjang dan berkesinambungan.

Prestasi

Dalam perjalanan selama tahun 2025-2026, PTMSI Lampung mencapai prestasi yang cukup mentereng di level nasional, bahkan akhirnya menempatkan 3 pemainnya di Pelatnas, yakni Rafanael Nikola Niman, Braydon Juvensim Susilo dan Muhammad Alghifari. Dari tiga nama ini Lampung meloloskan satu pemain masuk di tim nasional Tenis Meja untuk SEA Games di Thailand 2025, yakni Rafanael Nikola Niman.

Prestasi yang cukup mentereng dan menjadi pertimbangan yang akhirnya membuat PB PTMSI menunjuk Lampung sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PTMSI tahun 2026 yakni Kejurnas di Banjarmasin dengan 3 Emas, 1 Perak dan 2 Perunggu.

Pada Piala Pangdam Jaya Cup II 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada 10–12 Februari 2026, tim tenis meja Lampung melalui klub SIM Sport Lampung berhasil meraih 1 medali emas dan 1 Perunggu.

“Prestasi-prestasi tersebut bukan membuat kami jumawa, apalagi terlena. Justru dengan koleksi juara itu menjadi beban berat kami dan dituntut untuk bekerja keras, terutama untuk PON 2028 NTT-NTB, agar kami tidak turun pencapaian medali emas, atau minimal sama denganPON di Medan 2024,” ungkap Juwita.

KEJURNAS 2026

Sementara itu, untuk mempersiapkan PON XXIII tahun 2032, Pengprov PTMSI memiliki tekad agar Lampung mencapai sukses ganda. Sukses Penyelenggaraan dan Sukses Prestasi.

“Tekad kami, bahwa saat Lampung tuan rumah PON 2032 nanti, Tenis Meja akan menyumbangkan pemain-pemain terbaik yang kami persiapkan dari sekarang. Karena waktu 6 tahun itu bagi pembinaan prestasi adalah waktu yang cukup singkat. Maka dari itu, program akan terus kami jalankan sejak saat ini, khususnya dalam melaksanakan regenerasi prestasi atlet muda,” tambah Juwita.

Pengprov PTMSI Lampung juga bertekad untuk terus mempertahankan kontinuitas prestasi dari PON ke PON, dengan terus bekerja keras bersama-sama.

Untuk itu, Juwita selalu berharap disupport oleh KONI Provinsi Lampung dalam berbagai kesempatan, termasuk pada bulan September 2026 nanti Lampung akan menyelenggarakan Kejuaraan nasional (Kejurnas). “Tentu kami berharap terus disupport, agar kami merasa terus berjalan dan tidak sendirian,” kata Juwita.

Pertahankan Prestasi

Dalam kesempatan itu Ketum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menyambut baik dan ikut bangga dengan pencapaian prestasi PTMSI Lampung selama 2025-2026.

“Jika melihat prestasi setahun belakangan, maka saya masih optimis Tenis Meja memiliki kesempatan untuk minimal mempertahankan 2 medali emas di PON 2024 di Sumut-Aceh, dan pada PON XXII di NTB-NTT diupayakan bisa bertambah. Yaa minimal sama dengan prestasi sebelumnya. Enam tahun bukan waktu yang lama, itu benar. Jika dipakai untuk membina atlet. Saya sepakat, mari kita kerja keras bersama untuk bersinergi untuk prestasi Lampung lebih baik ke depan,” kata Taufik dalam sambutannya.

Langkah regenerasi, lanjut Taufik, adalah pilihan yang jitu dan bijaksana. Sebab dalam pembinaan olahraga tidak boleh terpaku pada satu generasi. Karena generasi berikutnya adalah sebuah langkah nyata untuk terus mempertahankan prestasi secara berkesinambungan.

“PTMSI Lampung yang tadi menyatakan siap untuk melakukan kerja keras demi menjaga konsistensi prestasinya menghadapi PON XXIII tahun 2032 dimana Lampung sebagai tuan rumah memberikan semangat kepada kami KONI Lampung untuk terus berupaya bisa bersinergi dengan baik bersama cabang olahraga menggalang prestasi ke depan,” tutur Taufik.

Pada acara ini hadir Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, dan Waketum IV Achmad Chrisna Putra, Dewan Pembina PTMSI Lampung, Toto Susilo, Ketua dan Pengurus Pengprov PTMSI Lampung, serta Ketua Pengkab dan Pengkot PTMSI se provinsi Lampung. (don)

Berikan Komentar