Mediasenior|Bandarlampung|Olahraga|10032026
---- Tim Liga 1, Bhayangkara Presisi Lampung FC
(Bhayangkara FC) kembali memetik kemenangan di kandang, sehingga 5 kali
berturut-turut tim ini menang dan merupakan kemenangan bersejarah bagi klub
berjuluk The Guardian of Saburai ini
di pekan ke 25, Selasa 10 Maret 2026.
Pada musim-musim sebelumnya, kemenangan beruntun dengan
sangat meyakinkan seperti ini belum pernah terjadi, meskipun pada tahun 2017
tim ini keluar sebagai juara, namun kemenangan beruntun 5 kali tidak terjadi.
Kemenangan atas Arema FC ini selain berhasil melakukan
revans atas kekalahan di kandang Singo Edan pada putaran pertama, dengan angka
yang sama, 2-1.
Namun kemenangan 2-1 kali ini memang memiliki beberapa faktor
yang mendukung secara tim, karena Arema FC yang sebelumnya unggul lebih dahulu
0-1 di babak pertama, harus kehilangan dua pemainnya di babak kedua.
Kartu Merah
Joel Vinicius merobek gawang Bhayangkara FC pada tambahan
waktu babak pertama. Berawal umpan silang Franca ke tiang dua, Dalberto
memantulkannya dengan tandukan. Bola liar disambar Vinicius. 0-1 Arema unggul.
Sangat disayangkan, pada penghujung babak pertama Pablo Oliveira melakukan
pelanggaran keras, sehingga menerima akumulasi kartu kuning dari wasit Yudai
Yamamoto dari Jepang, setelah sebelumnya mendapatkannya di menit 35, kemudian
melakukan pelanggaran keras lagi karena menginjak pergelangan kaki Frengky
Missa di menit 45+8, sehingga dia harus mandi lebih awal dari teman-teman se
timnya.
Selain Pablo, Arema kembali kehilangan satu pemain
jangkarnya, Dalberto di menit 71.
Beceknya lapangan karena hujan deras malam itu di stadion
Sumpah Pemuda Bandarlampung amat mengganggu sirkulasi bola sepanjang permainan
babak pertama.
Gol Comeback
Tak lama setelah babak kedua dimulai, Bhayangkara memperoleh peluang. Sepakan
bola mati Sidibe membuahkan kemelut di muka gawang Arema. Sepakan Nehar Sadiki
masih mampu dibendung oleh Gianluca.
Terjadi gesekan fisik di antara Dalberto dan Slavko.
Dalam duel keduanya saling melanggar satu sama lain. Wasit Yudai Yamamoto
mengganjar kartu kuning untuk mereka di menit ke-66.
Namun dari kejadian itu dari kamar VAR mengisyaratkan
adanya possible red card untuk pemain
Arema FC. Kartu merah ini rekomendasi dari kamar VAR yang telah melihat rekaman
saat Dalberto melakukan pemukulan kepada pemain Bhayangkara FC, Slavko. Dengan
demikian, sejak menit 71, Arema FC harus bermain dengan 9 orang.
Gol penyama kedudukan baru dicetak Bhayangkara FC saat permainan memasuki menit
76. Bermula dari sepak sudut Sidibe, bola yang melambung di tengah kotak penalty
Arema FC dimanfaatkan dengan jitu oleh Privat Mbarga yang melompat dan menanduk
bola. Kali ini Gianluca tak sanggup mengatasi. Skor 1-1.
Enam menit berikutnya bencana datang tak terhindarkan bagi pasukan “Singo Edan”
lantaran terjadi pelanggaran di kotak penalty Arema FC. Dalam permainan yang
semakin keras, terjadi insiden yang juga terekam oleh VAR, tangan Betinho
menyikut Dendy Sulistiawan hingga terjatuh di kotak terlarang.
Penalti untuk Bhayangkara di menit ke-82. Moussa Sidibe maju sebagai algojo.
Lucas Frigeri dimasukkan Marcos Santos mengganti Gianluca untuk mengantisipasi
penalti Bhayangkara FC. Keputusan tersebut tak mengubah keadaan. Sepakan Sidibe
merobek gawang Arema di menit ke-87. Skor 2-1 Bhayangkara berbalik unggul.
Kedudukan 2-1 bertahan hingga laga usai. Singo Edan takluk di Lampung. Wasit
mengeluarkan 7 kartu kuning dan 2 kartu merah untuk kedua tim.
Lima kartu kuning untuk Bhayangkara FC yakni
Moises, Putu Gede, Damjanovic dan Mousa Sidibe. Sementara di kubu Arema dua
kartu kuning untuk Pablo Oliveira (menjadi kartu merah) dan Betinho. Serta satu
kartu merah lainnya untuk Dalberto.
Susunan pemain:
Bhayangkara Presisi Lampung FC: Aqil
Savik (GK), I Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Frengky Missa, Moises
Wolschick, Wahyu Subo Seto (C), Ryo Matsumura, Privat Mbarga, Moussa Sidibe,
Bernard Doumbia.
Arema FC: Gianluca Pandeynuwu (GK),
Hansamu Yama (C), Pablo Oliviera, Iksan Lestaluhu, Rio Fahmi, Betinho, Matheus
Blade, Gustavi Franca, Dalberto, Gabi, Joel Vinicius. (don/dbs)
Berikan Komentar