Mediasenior|Pesisir Barat|PSOI|26022026
---- Usulan mengejutkan dari pengurus Persatuan Selancar Ombak
Indonesia (PSOI) Lampung terkait cabang olahraga tersebut menjadi salah satu
yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung menarik untuk
dikaji.
Ini merupakan satu inisiatif yang memerlukan dukungan
kuat dari para pembuat keputusan di KONI Provinsi Lampung, mengingat Porprov
adalah domain utama KONI Provinsi.
Usulan yang disampaikan Iwan Zubeir kepada kelompok 2 tim
verifikasi KONI Provinsi Lampung yang berkunjung ke KONI Pesisir barat, Kamis
26 Pebruari 2026.
Dalam kesempatan itu Iwan menyampaikan bahwa olahraga khas perairan berombak besar itu sudah menjadi olahraga dalam kategori mendunia dan PSOI Lampung mengklaim sudah memiliki 70-an peselancar ombak yang potensial.

“Sebagaimana kepentingan pembinaan dan pengembangan
olahraga ini, kami memiliki 70 peselancar yang siap kami sebar ke seluruh
Kabupaten dan Kota untuk menjadi atlet berstatus kontingen kabupaten kota
masing-masing. Ini lumrah untuk jenis olahraga yang secara spesifik memiliki venue khusus.” Ujar Iwan.
Ini disampaikan agar menjadi bahan pertimbangan KONI
Provinsi Lampung, ke depan bisa memikirkan pembinaan cabang olahraga yang memiliki
karakter dan venue khusus untuk tetap dipertandingkan dalam skala daerah.
“Jika kita tidak kembangkan dan sosialisasikan ke seluruh provinsi, maka cabor ini akan menjadi eksklusif. Dan untuk mengembangkan dan mencari bakat atlet akan sangat sulit. Padahal kita memiliki venue yang diakui dunia sebagai destinasi yang tinggi nilainya. Kenapa kita tidak berfikar kearah perkembangan dunia,” tambah Iwan.
Khusus Demi
Prestasi
Ini ditanggapi oleh anggota kelompok 2, Rudy Antoni, yang
mengatakan akan memasukkan dalam catatan untuk disampaikan kepada unsur
pimpinan KONI provinsi Lampung.
“Ini luar biasa. Saya secara pribadi sepakat. Sebagai daerah yang ketempatan menjadi venue
resmi kejuaraan dunia dengan seri yang semakin tinggi, menurut saya ini perlu
difikirkan. Meskipun tuan rumah Bandarlampung, namun KONI Provinsi bisa saja
menetapkan lokasi perlombaannya dilakukan di Pesisir Barat meskipin ini bagian
dari cabang olahraga Porprov. Saya sepakat ini perlakuan khusus demi pembinaan
ke depan,” ungkap Acil, panggilan akrab Rudy Antoni.
Soal teknis untuk penyebaran atlet atau peselancar itu bisa dilakukan dengan bijaksana, sepanjang atlet-atlet itu memang ber-KTP asli Lampung.

Sport Tourism
Sementara itu ketua kelompok 2, Nazwar Basyuni mengamini
usulan dan tanggapan terkait cabor tersebut. “Jika memang potensinya ada dan
sarananya mendukung, kenapa tidak. Semua muaranya kan bagaimana kita memilik
atlet berkualitas yang syukur-sykur bisa mendunia juga dan menjadi andalan
negeri ini ke depan,” tambahnya.
Sebagai cabang olahraga yang memiliki karakter yang
ekstrem, Selancar Ombak juga menjadi salah satu kekuatan Sport Tourism dengan harga yang cukup mahal. Karena cabor ini bisa
menarik toruis manca negara dating ke Indonesia bahkan ke Krui untuk
berselancar.
Selain itu, ada beberapa cabang olahraga lain yang sangat
mungkin juga diberikan perlakuan sebagai cabang prestasi khusus, yakni Senam
dan Angkat Besi, Angkat Berat.
“Soal teknis pelaksanaan bisa dirembug lebih detail. Ini
semua demi pembinaan dan regenerasi atlet cabor-cabor berprestasi dan menjadi
tulangpunggung kontingen Lampung itu. (don)
Berikan Komentar