Positif, Banyak Masukan Dari Daerah Yang Signifikan Saat Verifikasi Seluruh Zona

Positif, Banyak Masukan Dari Daerah Yang Signifikan Saat Verifikasi Seluruh Zona

Mediasenior|Bandarlampung|KONI|26022026

---- Tiga Kelompok dari tim verifikasi yang bekerja untuk melakukan pendataan terkait persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan menyerap berbagai masukan dari KONI Kabupaten Kota serta pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) Cabang olahraga (cabor).

Pemdataan yang dilakukan secara serentak dan marathon oleh tiga kelompok ke seluruh provinsi Lampung memasuki hari ketiga, dengan berbagai “vitamin” dan “jamu” dari daerah, ada yang lunak dan ada yang keras.

Dari Kelompok 1 yang dipimpin Margono Tarmudji, misalnya, sudah menyelesaikan verifikasi di lima Kabupaten Kota dan memiliki berbagai catatan dan masukan yang sangat baik untuk menjadi bahan penyusunan Tachnical Hand Book (THP) Porprov.

“Jadi, teman-teman dari kabupaten kota memang terlihat sangat antusias dalam menyambut Porprov. Ini modal yang baik, karena semangatnya sudah tampak besar sekali. Maka dari itu pentingnya pendataan ini untuk memberikan jawaban dari semangat itu, melalui kepastian-kepastian dalam aturan yang kelak harus dibuat di THB Porprov.” Kata Margono.


DI beberapa kabupaten kota memang ada beberapa cabang olahraga yang kepengurusannya sudah kadaluarsa dengan waktu yang bervariasi. Ini tugas dari Pengprov masing-masing untuk segera merevitalitasi Pengkab-Pengkotnya, misalnya dengan memperpanjang sementara kepengurusan, atau segera melakukan pemilihan ketua dan kepengurusan baru.

“Yang cabor sekarang “mati” kepengurusannya jangan risau. Bukan berarti mereka tidak boleh ikut Porprov, tetapi ada mekanisme yang bisa dilakukan secara organisasi. Silahkan segera berkoordinasi antar Penkab-Pengkot dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) masing-masing, agar diselesaikan segera,” tambah Margono.

Usulan THB

Beberapa usulan terkait THB yang harus segera diterbitkan atau ada beberapa poin yang harus disesuaikan, termasuk batasan usia, batasan kartu tanda penduduk dan sebagainya, Margono menyampaikan bahwa itu akan dibahas nanti setelah menyelesaikan laporan verifikasi ini.

“Usulan THB memang penting untuk menyesuaikan beberapa hal, namun harus melihat kepentingan yang lebih tinggi tingkatan hukumnnya atau lebih besar cakupannya. Semua bisa dilakukan bersama-sama. Maka sesegera mungkin kita harus melakukan diskusi tentang hal ini dengan cabor dan KONI Kabupaten-Kota,” ungkapnya.


Sementara itu di kelompok 3 yang dipandegani Riagus Ria, mencatat beberapa hal yang cukup menarik. Salah satunya di Tulang Bawang Barat, bahwa dari setiap cabang olahraga sudah memiliki “Bapak Angkat”.

“Saya belum sepenuhnya paham, apakah seluruhnya sudah memiliki Bapak Angkat atau sebagian besar. Namun pola pembinaan ini menjadi menarik untuk dicermati bersama. Semangatnya sangat besar dan tampak serius dalam menyambut verifikasi ini.” Kata Riagus kepada media ini, Kamis 26 Pebruari 2026.

Satu daerah lain, sambung Riagus, yakni Lampung Tengah, saat ini kepengurusan baru yang sedang melakukan penataan cabang olahraga dan konsolidasi kepengurusan.

“Ini bertepatan dengan waktu kunjungan tim verifikasi, dan lebih mudah mengumpulkan pengurus cabor di wilayah itu. Di Lampung Tengah memang masih dalam situasi konsolidasi dengan cabor dan pengurus. Maka kesempatan ini menjadi sangat penting sebagai momentum mengumpulkan cabor. “ Kata Riagus.

Kelompok 3 tinggal menyelesaikan di satu Kabupaten, yakni Lampung Timur yang rencananya Jumat ini akan diselesaikan.

“KONI Kabupaten Lampung Timur saat ini dengan kepengurusan yang masih dengan Pelaksana Tugas (Plt), sehingga secara koordinasi mungkin sangat tepat saat tim verifikasi ini ke sana.  Lampung Timur saat PON lalu berada di peringkat 7. Satu tingkat diatas Lampung Tengah. Namun besok kami akan gali persoalan apa yang saat ini masih rumit di sana. Kami berharap semua akan berjalan lancar dan semangat tinggi,” kata Riagus.

Keterbatasan

Setelah kunjungannya ke Lampung Utara dan Way Kanan, dua kabupaten lain di ujung barat provinsi Lampung yakni Lampung Barat dan Pesisir Barat menjadi tujuan kunjungan kelompok 2 dari tim verifikasi KONI Lampung, yang juga memiliki persoalan yang tidak kalah rumit dari daerah lainnya.


Menurut ketua kelompok 2, Nazwar Basyuni, bahwa dari 4 kabupaten yang dikunjungi dalam dua hari belakangan ini memiliki berbagai kendala yang berbeda.

“Intinya begini, kami mendengarkan semua masukan, keluhan dan cerita tentang situasi di empat kabupaten itu, memang berbeda-beda. Lampung Utara dan Way Kanan kan dua kepengurasannya baru, langsung dihadapkan dengan even besar Porprov, tentu memiliki problem sendiri. Meskipin banyak pengurus lama yang berpengalaman di sana, kendala tetap ada,” ungkap Nazwar.

Namun, lanjut Nazwar, semua persoalan baik berupa curahat hati (curhat) maupun masukan yang positif juga di dapat dari daerah-daerah itu.

“Memang masalahnya intern, namun itu juga perlu kami diberitahukan. Dan ini akan menjadi bahan kami melakukan evaluasi dan laporan ke pimpinan KONI Provinsi Lampung dan jajarannya. Bahwa di daerah itu multy problem. Bahkan daerah satu dengan lainnya berbeda. Intinya ada keterbatasan, baik dana maupun komunikasi.” Katanya.

Keterbatasan komunikasi inilah, lanjut Nazwar, yang menjadi masalah besar. Jika ini tidak bisa dieliminir dengan melakukan konsolidasi, maka akan merugikan atlet di daerah itu.

“Di Pesisir Barat, Kadispora hadir melalui utusan khusus, Ketum KONI Pesibar, Agus Istiglal hadir. Dan di sini kami mencatat ada komunikasi yang tegas dilakukan antara mereka, sehingga memungkinkan bahwa ini akan menjadi pintu masuk penyelesaian atau sumbatan komunikasi selama ini. Dialog tajam antara Kadispora dan Ketua KONI mengindikasikan hal yang baik ke depan dengan penuh pengertian. Itu harapan kami,” ungkap Nazwar.

Kami, lanjut Nazwar, sebatas pada memberikan advis, demi kepentingan yang lebih besar. Karena Krui itu adalah destinasi olahraga Surfing dunia.

“Jangan melihatnya bukan hanya Krui nya, tetapi Indonesianya. Artinya berfikirnya juga yang lebih besar, dari pada sekedar kelas Kabupaten. Krui Pro itu even dunia resmi,” lanjut Nazwar.

Namun dukungan baik dari Lampung Barat maupun Pesisir Barat untuk terselenggaranya Porprov sangat besar. Kelompok ini tinggal satu kabupaten lagi yang akan dikunjungi, yakni Tanggamus. (don)

Berikan Komentar