Mediasenior|Bandarlampung|KONI|25122026
---- KONI Provinsi Lampung telah membentuk tim untuk
persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke-10 untuk mempersiapkan
segala sesuatunya terkait persiapan hingga pelaksanaan Porprov tersebut,
melalui Surat Keputusan No.017 tertanggal 27 Januari 2026.
Tim ini diketuai Wakil Ketua Umum I Margono Tarmudji yang
diberikan waktu untuk melakukan pendataan dan verifikasi faktual di seluruh
KONI Kabupaten dan Kota se provinsi Lampung, mulai 24 hingga 28 Februari 2026.
Tim ini kemudian dibagi menjadi tiga kelompok untuk
menjalankan verifikasi masing-masing di tiga zona wilayah di Lampung yang dalam
waktu bersamaan melakukan beberapa tugas secara administratif.
Tugas pokok dari tim ini adalah sebagai tim persiapan
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung X Tahun 2026 dengan tahapan tugas
yang dikerjakan meliputi menyusun Peraturan Porprov Lampung ke X tersebut.
Kemudian melakukan verifikasi cabang olahraga dan melakukan
koordinasi dengan tuan rumah Porprov yakni KONI Kota Bandarlampung serta membantu
membentuk kepanitiaan Porprov Lampung ke X Tahun 2026.
Kelompok 1 untuk zona I yakni wilayah Kota Bandarlampung,
Lampung Selatan, Pesawaran, Kota Metro dan Pringsewu. Kelompok ini terdiri dari
Margono Tarmudji sebagai koordinator dengan anggota Sri Sulastuti, Syaiful
Ikhwan DEM, Darmawan, AM Harahap dan Syambara.
Sementara kelompok 2 zona 3 yakni wilayah Kabupaten
Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Utara dan Way Kanan. Kelompok
ini dipimpin Nazwar Basyuni, dengan anggota Rudi Antoni, Darwis Rauf, Imam
Syafei dan Syaugi Rahim.
Sedangkan kelompok 3 untuk zona 2 yakni wilayah Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Mesuji, Tulangbawang dan Tulangbawang Barat. Riagus Ria sebagai koordinator kelompok ini dengan anggota Alfi Darwin, Yopi Hutomo Bhakti, Ahmad Abas dan Suhaimi.

Tatap Muka
Margono Tarmudji mengatakan bahwa tugas-tugas tim ini secara
kolektif melakukan pendataan yang intinya terkait kesiapan cabang olahraga yang
akan ikut dalam Porprov tahun ini.
Seluruh kelompok, kata Margono, akan melakukan kunjungan
ke kabupaten kota seperti yang sidah ditetapkan pada SK Ketum KONI Lampung, dan
nantinya secara kolektif akan kembali menyatukan data dan berbagai masukan
serta kondisi di daerah untuk dikaji lebih jauh sebagai dasar penetapan terkait
cabang olahraga maupun aturan baku Porprov nantinya.
“Kami berkunjung ke beberapa KONI Kabupaten bahwa
sementara ini persoalannya masih sama dalam pembinaan atlet terkendala dengan
efisiensi dari pemerintah. Kita maklum bahwa hampir seluruh KONI mulai dari
provinsi dan Kabupaten-Kota maish bergantung pada anggaran APBD masing-masing.
Maka dari itu kelompok ini nantinya akan meneliti seluruh data dan kemudian
dikomparasi seluruh kelompok.” Kata Margono.
Selain itu, KONI kabupaten Kota juga belum fix melakukan konsolidasi yang serius dengan cabang-cabang olahraga yang ada di daerahnya masing-masing, karena masih bisa berubah, karena kunjungan ini baru bersifat mendata, belum memberikan keputusan apapun.

“Sehingga kita nanti akan rembug kembali, terkait berapa banyak cabang olahraga yang
dipertandingkan di Porprov dengan berbagai pertimbangan termasuk di dalamnya
pertimbangan terkait anggaran. Kita juga harus realistis melihat situasinya.
Maka dari itu, ini baru tahapan pengumpulan data, yang selanjutnya akan
dirembug kembali untuk finalisasi oleh jajaran Pimpinan KONI Lampung bersama
KONI Kabupaten Kota,” tambah Margono.
Sementara itu Riagus Ria, sebagai koordinator kelompok 2,
kepada media ini mengatakan bahwa dalam kegiatan ini dilakukan tatap muka
dengan para personil KONI Daerah dan juga pengurus cabang olahraga yang ada di
kabupaten.
“Kami melakukan diskusi secara langsung dengan Ketua KONI
dan pengurus lainnya di daerah, termasuk para pengurus cabang olahraga yang
memiliki Pengkab/Pengkot di kabupaten itu. Sehingga secara konkrit kami
memiliki data dan tahu apa persoalan yang ada di daerah itu,” kata Riagus.
Demikian juga yang dilakukan oleh kelompok tiga yang dipimpin
Nazwar Basyuni, melakukan pendataan dan berdiskusi langsung dengan KONI daerah
maupun pengurus cabang Olahraga yang ada di daerah.
“Kami menyampaikan pentingnya pendataan ini, dan menerima
juga masukan-masukan dari daerah untuk nantinya kami akan sampaikan pada rapat
tim. Jadi selain inventarisasi cabang olahraga dan yang terkait lainnya, kami
juga siap mendengar apa yang mereka sampaikan, sepanjang saran dan usulnya
konstruktif,” kata Nazwar.
Masih ada beberapa hari untuk melakukan kunjungan dan
verifikasi di seluruh kelompok, yang hasil akhirnya akan dibahas bersama dalam
tim, jika pendataan dan verifikasi sudah dianggap selesai. (don)
Berikan Komentar