Mediasenior|Bandarlampung|24022026|Sepakbola
---- Pertandingan pekan ke-23 ini, tim Bhayangkara
Presisi Lampung FC akan menjamu tim dari Sumatera Barat yang dalam posisi serba
sulit, yakni Semen Padang. The Guardian versus
Kabau Sirah.
Pertandingan kali ini juga tampak istimewa, karena
digelar saat bulan Ramadan dan bertanding pada malam hari. Ini mengingatkan
kita saat Lampung menjadi tuan rumah PORWIL Sumatera tahun 2003, di stadion ini
selama lebih sepekan menjadi ajang perburuan tiket PON bagi 10 tim sepakbola
seluruh provinsi di Sumatera.
Malam ini, Selasa 24 Pebruari 2026, kita akan menyaksikan
pertandingan yang menjadi pertaruhan berat bagi Semen Padang yang posisinya
saat ini ada di zona merah yakni tiga tim terbawah bersama Persijap Jepara dan
Persis Solo.
Hanya kemenangan yang bisa mengangkat tim Kabau Sirah ini
naik ke zona yang lebih aman. Namun jika seri apalagi kalah, maka hamper dipastikan
posisinya akan semakin sulit, keluar dari zona degradasi itu.
Sebaliknya, Bhayangkara Presisi Lampung FC (Bhayangkara
FC) jauh lebih nyaman, selain posisinya cukup mapan di papan tengah, masih
ditopang hasil dua pertandingan tandang meraup poin penuh di kandang Persebaya
dan Persik Kediri.
Jika kalah, maka anak asuh Paul Munster itu masih santai
di posisi 8, namun jika menang ada kesempatan untuk melompat satu anak tangga
menuju posisi 7.
Revans
Ada dua target yang harus dikejar oleh pasukan Dejan
Antonic, pertama melakukan revans atas kekalahannya diputaran pertama melawan
Bhayangkara FC, dimana mereka kalah 0-1 berkat gol Sani Rizki di kandang
sendiri. Kedua mengamankan untuk sementara dari zona degradasi.
Maka dari itu motivasi tim Kabau Sirah untuk memenangkan
pertandingan menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC hari ini sangat besar, meski
tidak mudah.
Memang, peluang Semen Padang tetap terbuka meskipun
secara kualitas skuad, Bhayangkara FC lebih mentereng dan sedang pada trend
positif, setelah dua kemenangan sebelumnya di luar kandang.
Semen Padang yang pada pekan ke-22 ditahan imbang 2-2
dari Malut United di Padang, saat ini dalam tekanan mental yang cukup berat,
meskipun mereka ada kemungkinan akan didukung penonton setianya yang ada di
Lampung yakni “pasukan supporter urang awak”.
Tidak Overconfident
Bagi Bhayangkara FC, tentu ini juga bukan hal yang mudah
untuk memenangi pertandingan di kandang sendiri. Karena semua masih bisa
terjadi.
Tim Mr Paul pasti akan fokus 100 persen untuk
pertandingan yang memungkinkan tim ini naik satu peringkat. Munster yang
memiliki kepercayaan diri sangat tinggi dalam mengarungi kompetisi tahun ini,
pasti sudah merancang sedemikian rupa tim ini menjadi “singa lapar” yang siap
menyantap tamunya di Way Halim.
Meskipun bertanding di rumah sendiri, semua skuad harus
tetap waspada, karena untuk pertama kalinya bermain di malam hari di kandang
dan targetnya pasti harus menang.
Namun faktor kelelahan juga harus dipertimbangkan,
setidaknya dalam satu minggu ini mereka sudah bermain 2 kali yang sangat
menguras tenaga, terutama saat bertemu Persik Kediri dalam “Perang Bubat” di
Kediri.
Pasukan The Guardian tidak boleh overconfident, karena bisa jadi boomerang. Namun dengan kekuatan
penuh, trio di barisan depan ada Privat Mbarga, Doumbia dan Sidibe ini pasti
akan membuat barisan belakang Semen Padang harus ekstra hati-hati untuk
bergerak maju.
Trisula Bhayangkara sudah membuktikan betapa Persik
Kediri harus pontang panting melakukan penjagaan kepada ketiga pemain tersebut,
dan ketiganya bisa membuat gol, masing-masing satu gol.
Menyaksikan partai penuh perjuangan dan ambisi ini, tidak
mantab kalua tidak hadir ke stadion sambal menikmati malam yang cerah di
atmosfir PKOR Way Halim, Bandarlampung.
Berapa prediksi Anda untuk hasil akhir pertandingan ini?
(don)
Berikan Komentar