Mediasenior|Bandarlampung|KONI|23022026
---- Dalam rangkaian pembinaan prestasi atlet tentu
memiliki handicap (handikap) termasuk
urusan kesehatan. Ini sebuah konsekuensi logis dari pergerakan atlet selama
latihan atau bertanding.
KONI Provinsi Lampung, kini sedang melakukan pembentukan
tim yang memback-up kesehatan atlet
terkait dalam hal penanganan gizi dan gangguan kesehatan pada atlet Lampung,
utamanya atlet-atlet yang kini dalam pembinaan intensif KONI Provinsi Lampung.
Hal ini disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat di ruang kerjanya, Senin 23 Pebruari 2026.

“Kami sedang melakukan pembentukan tim kesehatan yang
dalam tupoksinya untuk menanggulangi masalah cedera para atlet, sebelum
mendapatkan perawatan lanjutan, jika memang tidak bisa ditangani oleh tim
kesehatan KONI secara mandiri. Tim selain memantau kesehatan atlet, yang
disebabkan oleh cedera, juga akan memantau masalah doping dan gizi," kata
Taufik.
Tim ini, lanjut Taufik, diketuai dr Imam Ghozali ,
beranggotakan 16 orang yang terdiri dari lima dokter, baik ahli gizi maupun dokter
spesialis cedera dan dokter umum.
Dalam tim ini dibagi untuk bidang kesehatan fisik, bidang
kesehatan mental, bidang gizi, bidang doping, bidang masseur dan fisioterapi serta tim penghubung. Personil tim selain
pengurus dan staf KONI, juga ada beberapa dokter ahli yang berasal dari luar
KONI.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum II Bidang Binpres, Diktar
dan Sport Science, Riagus Ria menjelaskan, pada pelaksanaannya tim menunjang
pemulihan atlet prestasi.
Tim ini akan stanby
di KONI Lampung dengan dokter jaga, sehingga klinik kesehatan bisa diakses
setiap hari kerja, bagi seluruh atlet prestasi KONI Lampung.
“Nanti pada pelaksanaannya, akan ada dokter, tim masseur
dan fisioterapi juga yang stanby
minimal 2 kali dalam sepekan. Kami menempakkan dokter-dokter terbaik, sesuai
dengan kebutuhan kita," kata Riagus. (tim)
Berikan Komentar