Ketua umum KONI Provinsi Lampung berforo bersama Cayyarra dan Nizam. (fot humas KONI)
Mediasenior|Bandarlampung|Taekwondo|27012026
---- Lolosnya dua
Taekwondoin Lampung dalam seleksi nasional sudah membuktikan bahwa saat ini
Taekwondo Lampung sudah menggeliat untuk masuk ke jajaran persaingan nasional
yang semakin ketat. Ini terbukti, dua Taekwondoin Lampung, masing-masing Muhammad
Nizam Al-Tarizi (Kelas U-80 Kg Putra) dan Chayyarra Igda Prameswari (Kelas
62 Kg Putri) bisa menerobos barikade kuatnya persaingan nasional.
Prestasi terbaik Cayyarra adalah masuk final PON Beladiri
Kudus 2025, saat itu putri Lampung ini berhadapan dengan seniornya yakni atlet
pelatnas Shaleha Fitriana Yusuf dari Jateng, yang juga tuan rumah saat itu.
Meskipun sempat merepotkan lawannya, namun pengalaman
berbicara dan kualitas juga menentukan penampilan di lapangan. Dimana Saleha
yang sudah matang dan berpengalaman tidak kesulitan menghentikan putri Lampung
ini.
Usai membuka Festival Taekwondo Lampung ke- XIII di GOR Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung, Ketua Umum KONI provinsi Lampung, Taufik Hidayat menyampaikan bahwa atas nama KONI Lampung mengapresiasi masuknya dua Taekwondoin Lampung ke Pelatnas.

“Ini bukti bahwa Taekwondo Lampung mulai membuktikan
adanya perkembangan prestasi di tingkat nasional. Taufik juga mengapresiasi
Festival ini yang menjadi bagian dari pembinaan atlet berkelanjutan guna
meningkatkan jam terbang dan prestasi Taekwondo.” Kata Taufik.
Seperti diketahui bahwa Festival ini diikuti lebih dari
300 peserta ini mempertandingkan beberapa nomor dan kategori usia, sebagai
wadah penjaringan bibit unggul menuju prestasi nasional dan internasional.
Cabor Andalan
Nasional
Taufik Hidayat berharap Pengprov Taekwondo Indonesia (TI)
Lampung dengan nahkoda baru, Ali Hanafiah mampu menjadikan cabang olahraga ini
sebagai lumbung prestasi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi hingga ke
kancah internasional.
"Agak sulit bagi atlet untuk berprestasi tanpa
adanya event. Kami berharap pengurus provinsi mampu melihat talenta dari
berbagai klub dan mengembangkannya secara berkelanjutan melalui kompetisi
daerah maupun luar daerah," ujar Taufik.
Perubahan
Signifikan
Sementara itu Ketum Pengprov TI Lampung, Ali Hanafiah, menegaskan
bahwa komitmennya untuk melakukan perubahan yang signifikan akan benar-benar
diwujudkan.
Ali Hanafiah menyadari bahwa untuk mencapai prestasi
tinggi memerlukan komitmen yang tinggi pula dalam pembinaan secara berjenjang
dan berkelanjutan.
“Kami menjaga komitmen bahwa akan terus berupaya
melakukan pembinaan untuk mencapai prestasi. Dalam keseharian latihan, kami
melakukan program terukur yang meibatkan atlet senior dan junior.” Ungkap Ali,
usai pembukaan Festival Taekwondo tersebut di GOR Sumpah Pemuda.
Untuk itu, sambung Ali Hanafiah, Pengprov TI Lampung
terus menjaga iklim kompetisi dan menyusun rencana strategis dalam beberapa
iven berkesinambungan. Mulai dari tingkat Kabupaten dengan mewajibkan setiap
Pengkab ada kejuaraan kabupaten secara rutin.
“?Mei 2026 ada kejuaraan grid C yakni Kejuaraan
"Gubernur Cup II" yang mengundang 5 provinsi seperti DKI Jakarta, Banten, Bengkulu,
Sumsel, dan Jabar.” Tambah Ali.
Kemudian bulan ?November 2026 grid B akan di
selenggarakan kejuaraan tingkat nasional. (tim)
Berikan Komentar