Sumardji Pastikan Bhayangkara Selamanya Bermarkas di Lampung

Sumardji Pastikan Bhayangkara Selamanya Bermarkas di Lampung

Mediasenior|Bandarlampung|Sepakbola|20012026

---- Kabar baik menyeruak dalam kaitan klub Liga 1 Bhayangkara Presisi Lampung FC, yang selama ini dikenal sering pindah kandang atau markas, kali ini tidak lagi.

Kepastian manajemen klub bahwa kandang Bhayangkara FC akan menetap di Lampung untuk selamanya. Artinya Bhayangkara akan menjadi klub Lampung.

Ini disampaikan Chief Operating Officer (COO), Kombes Pol. Sumardji saat konferensi pers usai pertemuan dengan seluruh ketua Askot dan Askab PSSI se provinsi Lampung di hotel BatiqA Bandarlampung, Selasa 20 Januari 2026.

“Saya berharap kepada masyarakat Lampung, bahwa kami sudah melalui pertimbangan pertimbangan yang cukup matang kami berkomitmen keberadaan Bhayangkara selamanya tetap akan di Lampung ini. Sehingga apapun yang terjadi, entah menang atau kalah, kami mohon tetap dukungannya. Jangan dilihat Bhayangkaranya tapi lihatlah Lampung nya, karena kami berada di Lampung ini salah satunya juga ingin memberikan hiburan kepada masyarakat sepakbola Lampung,” tegas Sumardji.

Oleh karena itu, lanjut Sumardji, dia menginginkan dukungan masyarakat Lampung bisa ditingkatkan untuk mensupport pertandingan di stadion.

“Dukungan langsung dari masyarakat sangat kami butuhkan. Kami juga akan berkomitmen memperbaiki diri baik dari manajemen maupun prestasi tim. Kami terus berusaha melakukan berbagai perbaikan tim dan akan bermain jauh lebih baik ke depan. Oleh karenanya kami sudah sampaikan akan mengganti beberapa pemain yang tidak berkontribusi positif kepada tim, dengan pemain-pemain yang berkualitas lainnya,” tambah Sumardji.

Ikut Kebijakan Pelatih

Sementara ini, buntut dari pertandingan terakhir di putaran pertama, manajemen Bhayangkara dikabarkan akan melego 5 pemainnya, dan mendatangkan beberapa pemain baru, satu diantaranya yang sudah sering ikut berlatih adalah Privat Mbarga dari Kamerun.

Selain kepada masyarakat Lampung, secara spesifik Sumardji minta dukungan kepada media untuk melakukan peliputan dengan proporsional, jika timnya buruk katakana buruk dengan kewajaran yang ada.

“Saya minta kepada teman-teman media menjadi partner dalam menjaga tim ini. Silahkan kritik kalua perlu dikritik. Namun tidak untuk mencari-cari kesalahan, melainkan menulis dengan professional saja. Karena manajemen juga memerlukan kritik yang konstruktif,” ungkap manajer tim nasional Indonesia itu.

Sementara itu Privat Mbarga kepada wartawan Lampung mengatakan bahwa keberadaannya di tim Bhayangkara per Januari 2026 ini sudah pasti, dan dia menegaskan secara professional akan bermain di tim ini dengan maksimal.

Sebagai pemain berposisi winger atau pemain sayap, Mbarga mengakui menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih untuk posisi di tim barunya ini, mengingat di klub lamanya dia juga dipasang sebagai penyerang tengah.

“Saya sebagai winger. Tetapi di sini saya belum tahu apa yang akan dilakukan pelatih. Saya menginginkan tim ini akan naik posisi ke atas, dan kami akan berusaha semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Mbarga juga berharap timnya akan semakin baik untuk tetap mempertahankan posisi di papan atas selama kompetisi tahun 2026. "I hope Bhayangkara keeps their spot at the top." Tambahnya.
Selain Privat Mbarga, Bhayangkara juga akan mendatangkan pemain depan dan belakang yang saat ini menjadi problem. (don)

Berikan Komentar