Ketum KONI Dukung Lampung Endurnace Park di Kota Baru

Ketum KONI Dukung Lampung Endurnace Park di Kota Baru

Mediasenior|Bandarlampung|Berkuda|20012026

---- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap Pengprov Pordasi dengan grand vision (cita-cita besar) membentuk kawasan di Kota Baru sebagai Lampung Endurance Park.

Ini disampaikan Taufik kepada para pengurus Pordasi Lampung dalam silaturhami di ruang kerja Ketua Umum KONI provinsi Lampung di kawasan PKOR Way Halim Bandarlampung, Sabtu 10 Januari 2026.

Taufik di damping Waketum IV, A Chrisna Putra dan Wakasek Hamzah, sementara Ketua Umum Pengprov Pordasi Lampung Supendi didampingi Ketua Harian Rommy Herwansyah dan Master Track (Perencanaan Veneu) Bagus Pambudi.

Taufik mengatakan bahwa KONI Lampung saat ini sedang terus mendorong cabang olahraga untuk bangkit dalam rangka membangun system menuju kebangkitan prestasi olahraga Lampung sesuai dengan tagline yang dicanangkan KONI provinsi Lampung, Sinergi untuk Prestasi.

Taufik sangat menghargai keseriusan para pengurus Pordasi Lampung dalam menangkap peluang pengelolaan lahan di kawan Embung Kehati Kota Baru Lampung sebagai tempat kegiatan baik latihan maupun pertandingan.


“Kami sangat berterima kasih kepada Pordasi yang dengan sungguh-sungguh memberikan respon atas keinginan kita bersama bisa mendapatkan sarana latihan di kawasan Taman Kehati di sekitar lahan Kota Baru. Pordasi adalah satu diantara beberapa cabang olahraga yang sudah kami ajak rembugan terkait ketersediaan sarana ini,” kata Taufik.

Untuk itu Ketum KONI berharap cabang olahraga lain juga bisa melakukan pemetaan di lahan yang tersedia, jika memungkinkan untuk dimanfaatkan. KONI sangat mendukung Pordasi untuk menjadi cabor unggulan pada PON 2028 dan 2032.

“Kami bersama sama menggagas dan  mengagendakan even nasional berkuda di Lampung pada Juni 2026. Dan KONI Lampung akan berkoordinasi dengan Pemprov Lampung untuk pemanfaatan ruang di Kotabaru untuk menunjang even tersebut, karena even itu dalam rangka pembinaan prestasi sekaligus membangun sport tourism di Lampung.” Kata Taufik.


Pusat Endurance

Sementara itu Supendi, Ketua Pordasi Lampung menyampaikan terima kasihnya untuk kepedulian KONI Lampung memberikan sarana-prasarana untuk bisa digunakan oleh cabang olahraga dalam hal ini Pordasi Lampung salah satunya.

“Ini sangat memberikan semangat baru kepada kami. Sebab seperti diketahui, Olahraga Berkuda itu memerlukan lahan yang cukup luas untuk latihan maupun pertandingan. Khususnya untuk komite Endurance dan Pacu, memerlukan lahan yang luas. Semoga dengan dipinjami lahan ini, kami akan terus melakukan pembenahan dan pembinaan atlet, terutama Endurance di lahan ini,” kata Supendi usai pertemuan itu.

Sementara ketua Harian Pordasi Lampung, Romy Herwansyah melengkapi dengan menyampaikan konsep dalam bingkai cita-cita besarnya (grand vision) Pordasi, yang akan menjadikan lahan tersebut sebagai pusat pembinaan, latihan dan pertandingan disiplin Berkuda Endurance di Indonesia.

Visi yang dikedepankan adalah menjadi pusat sport tourism dan olahraga berkuda endurance terdepan di Indonesia yang berstandar nasional dan berdaya saing internasional, berbasis edukasi, prestasi, dan pariwisata berkelanjutan.

“Ini kesempatan kita untuk bisa berkembang, meskipun dalam satu disiplin atau katagori, tetapi sudah cukup menginspirasi kami bergerak lebih cepat,” kata Romy.

Dia mengatakan bahwa dalam silaturahmi tersebut selain membicarakan prospek ke depan dan banyak peluang lainnya yang bisa di raih. “Makanya kami juga mengajak tim dari master track, mas Bagus Pambudi, yang sebelumnya kami juga survey bersama di lokasi tersebut. Ini untuk memberikan penegasan pada arah rencana ke depan secara teknis,” ungkap Romy.

Dengan lokasi yang memadai seperti di lahan Kota baru tersebut diyakini akan dapat dimaksimalkan untuk mengembangkan fasilitas dan lintasan endurance berkuda berstandar nasional yang aman, alami, dan memenuhi regulasi PORDASI serta federasi internasional (FEI).

Membina dan mencetak atlet-atlet endurance berkuda berprestasi dari Lampung dan Indonesia melalui pelatihan berjenjang dan kompetisi rutin.

Menjadikan Lampung sebagai destinasi sport tourism berkuda, yang memadukan olahraga, alam, budaya lokal, dan ekonomi kreatif.

“Bisa juga untuk menyelenggarakan event endurance berkuda berskala regional dan nasional secara rutin dan profesional. Dan mengintegrasikan edukasi berkuda, peternakan kuda, dan manajemen olahraga sebagai pusat pembelajaran dan pelatihan.” Kata Romy.

Sementara di bidang lain bisa mendorong kemitraan strategis dengan pemerintah, PORDASI, sponsor, akademisi, dan komunitas equestrian dengan menerapkan prinsip keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan kawasan hijau, konservasi alam, dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Kami memiliki cita-cita besar menjadikan lahan ini sebagai “Rumah Endurance Indonesia”, tempat lahirnya atlet-atlet endurance nasional menuju SEA Games, Asian Games, hingga level internasional.

Juga menjadi tuan rumah kejuaraan endurance berkuda nasional tahunan, yang masuk kalender resmi PORDASI.” Tambahnya.

Sport Tourism

Dalam kaitannya dengan pemajuan Sport Tourism, Romy mengatakan bahwa di lokasi itu akan terus diupayakan menjadi Destinasi unggulan sport tourism Lampung, sejajar dengan destinasi wisata alam dan seni budaya Lampung.

“ Sangat memungkinkan menjadi Pusat pelatihan dan sertifikasi Endurance Berkuda, bagi atlet, pelatih, groom, dan ofisial. Ekosistem industri berkuda terpadu, yang mencakup Peternakan dan pembibitan kuda, Klinik dan sport science kuda, Sekolah berkuda Endurance, UMKM pendukung (peralatan, pakan, wisata, kuliner),” terang Romy.

Harapannya di sini akan menjadi Role model pengelolaan sport tourism berbasis berkuda yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.

“Tagline yang barangkalai cocok untuk pekerjaan besar ini adalah Lampung Endurance Park – Home of Indonesian Endurance Riding. Ride the Distance, Build the Nation,” ungkapnya. (don)

Berikan Komentar